Bupati Natuna Buka Musrenbang Kecamatan Batubi

Sambutan Bupati Natuna Drs.Hamid Rizal, M.Si.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan. Dilakukan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan.

Masukan itu sekaligus sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan yang akan di ajukan kepada SKPD terkait. Sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pada tahun berikutnya.

Musrenbang kecamatan dilakukan pada bulan Februari setiap tahun. Hari ini (11/02/2019) dilaksankan di wilayah II kecamatan Bunguran Batubi.

Kegiatan Musrenbang terasa spesial, karena dihadiri Bupati Natuna Hamid Rizal, bersama sejumlah pimpinan OPD.

Kepala Bappeda Natuna Mustafa Albakri mengatakan, Musrenbang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang nomor 25 tahun 2004, tentang Sistem Perencanan Pembangunan Nasional (SPPN).

Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan kedua setelah Musrembang tingkat desa. Selanjutnya akan dilaksanakan Musrenbang tingkat kabupaten pada awal Maret mendatang.

“Saya juga mengingatkan, hal yang perlu di perhatikan dalam mengusulkan kegiatan, contohnya masalah hibah seperti bangunan mesjid itu adalah bangunan Hibah. Hibah maksudnya adalah pengajuan proposal itu tidak haram hukumnya untuk diajukan”.

Jadi hal itu mesti juga diperhatikan, jangan salah dalam memasukannya dan kedua bantuan Operasional mesjid dengan Anggran 5 juta pertahun itu mesti harus ada proposalnya, kalau tidak ada, maka kita tidak bisa bantu, serta yang terpenting yaitu Aset jangan dicampur aduk, ujarnya lagi.

Bupati Natuna Hamid Rizal, dalam sambutannya menyampaikan, saat ini Kabupaten Natuna menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Karenanya, ia mengimbau agar mengusulkan kegiatan prioritas, jangan diusulkan karena berdasarkan kepentingan tertentu.

“Saya mengajak para hadirin yang hadir, dalam rangka musrenbang ini mari kita fokus dalam pembangunan prioritas yang mesti harus dibangun, jangan pembangunan tersebut diusulkan karena ada kepentingan tertentu”.

Lanjut Bupati, saat ini hak Kabupaten semakin dipersempit, salah satunya mengenai kewenangan laut.

“Dulu Laut beberapa mil masih kewenangan kita, sekarang tidak lagi. Masih banyak hal lainnya yang kewenangannya tidak pada Kabupaten lagi”.

Hamid mengajak masyarakat untuk sama-sama berfikir keras, bagaimana supaya kewenangan laut bisa kembali ke Natuna. Tidak ada cara lain, kecuali Natuna mekar menjadi provinsi.

“Semua itu mesti kita wujudkan bersama-sama demi anak-anak cucu kita. Semua tidak akan terlaksana dengan mudah, tanpa ada campur pemerintah dan masyarakat Natuna”.

Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa Anggota DPRD Natuna, Kepala Dinas, serta jajaran Pemerintahan Kabupaten dan Penggerak PKK.

Dalam kegiatan Musrenbang tersebut, juga dilaksanakan penyerahan beras Produksi daerah tempatan kepada Bupati Natuna.*

(red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.