Kadisdik Rohil Undang Orangtua Murid Pelaku Tawuran

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rohil H Wan Rudli Syarief,S.Sos saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/2/2019). (F:ist)

BAGANSIAPIAPI (marwahkepri.com) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Rohil H Wan Rudli Syarief,S.Sos menanggapi tawuran anak-anak sekolah yang diamankan Polsek Bangko. 

Menurut dia, semua sekolah sudah memiliki peraturan dan tata tertib yang mencegah perilaku menyimpang dan perilaku tidak terpuji.

Dikonfirmasi Kamis (6/2/2019), Kadisdik mengatakan, Dinas Pendidikan sudah menjumpai anak-anak yang ditahan Polsek Bangko.

“Memang kita sangat miris dan menyesali hal ini terjadi . Dalam hal ini Dinas Pendidikan sudah bertemu dengan orangtua mereka masing-masing dan memberikan masukan serta pandangan apabila ada hal yang terkait masalah hukum itu adalah ranahnya hukum, karena kejadian tersebut di luar jam sekolah,” ungkapnya.

Sebagai pembina Kadisdik Rohil memberikan arahan kepada guru-guru, untuk meningkatkan dispilin di sekolah. Misalnya mengadakan razia dua kali seminggu di sekolah dengan memeriksa isi tas anak dan hp.

“Bila kedapatan ada film dewasa, panggil orangtuanya. Dan kalau membawa senjata tajam dipertanyakan dan surati orangtuanya,” tukas Kadisdik.

Dinas Pendidikan juga akan mengadakan pertemuan seluruh kepala sekolah serta Guru BP dan Guru Agama, untuk memberikan arahan-arahan terkait anak-anak sekolah masuk ke dalam kelompok atau genk seperti halnya yang terjadi kemarin.

Untuk itu, Kadis menghimbau kepada orangtua agar bersama-sama membina mental akhlak anak-anak kita di rumah dan jangan semata-mata menyerahkan kepada guru karena guru di sekolah tugasnya hanya memberikan ilmu dan waktu yang diberikan hanya 8 jam.

“Sisanya dengan orangtua di rumah, Jangan biarkan anak-anak kita berkeliaran ditengah malam,” tambahnya.

Menurutnya, orangtua harus aktif dan peka terhadap apa yang dilakukan oleh anaknya. Ibarat pepatah anak ayam aja hilang kita cari apalagi itu anak sendiri.

“Mari kita ajari anak-anak kita di rumah dengan rohani, akhlak dan budi pekerti, tata krama serta aturan main karena semua itu adanya dirumah,” tandasnya. (Jum/Suyitno).

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.