Proyek Pengaspalan Jalan TPA II Rumbai Diduga Menyimpang

Proyek Pengaspalan Hotmix Jalan TPA II Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru

Proyek Pengaspalan Hotmix Jalan TPA II Muara Fajar, Kecamatan Rumbai di Kota Pekanbaru. (F:ist)

PEKANBARU (marwahkepri.com) – Pelaksanaan Proyek Pengaspalan Hotmix Jalan TPA II Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru diduga tidak sesuai dengan Rincian Anggaran Biaya (RAB).

Dimana kegiatan pengaspalan hotmix jalan yang bersumber dari dana APBD Pemerintah Kota Pekanbaru tahun 2018 lalu melalui Dinas Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru tersebut dikerjakan oleh PT. Bangun Jaya Perkasa – Jagad Perkasa (KSO) dengan Konsultan PT. Raissa Gemilang dengan nilai kontrak sebesar Rp.3.926.826.562,88.

Pasalnya, item-item pekerjaan yang dilakukan oleh PT. Bangun Jaya Perkasa selaku pelaksana kegiatan diduga tidak menggunakan besi yang sesuai dan jaraknya sangat bervariasi, sehingga pelaksanaan proyek tersebut memunculkan dugaan adanya indikasi penyimpangan

Salah seorang Warga Pekanbaru Afrizon Chan yang Juga Ketua DPD LSM PMPR Indonesia Provinsi Riau Kepada media ini via seluler pada Selasa (29/1/2019) menjelaskan kekecewaannya pada proyek pengaspalan jalan tersebut.

“Kita sudah menurunkan tim investigasi dari LSM PMPR Indonesia Provinsi Riau ke lokasi tersebut, sangat kita sesalkan pekerjaannya terkesan asal jadi dan dikhawatirkan mutu atau kualitas proyeknya tidak akan bertahan lama,” sebutnya.

Ditambahkannya juga bahwa dirinya dan LSM PMPR Indonesia sedang mengumpulkan bahan seputar proyek pekerjaan tersebut agar dapat dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Riau.

Hingga berita ini dinaikkan, baik PPK dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru belum bisa dimintai tanggapan dan komentarnya terkait pengaspalan jalan tersebut. (KH/RLS-Mkc)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.