Terbentuknya PGRI Temiang Pesisir, Dapat Meningkatkan Profesional Guru

Kegiatan pengukuhan pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) Kecamatan Temiang Pesisir, Sabtu (02/02/2019). (Ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Pemerintah Kecamatan Temiang Pesisir berharap terbentuknya pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) kecamatan dapat meningkatkan kesejahtaraan dan profesional guru-guru.

Maka dari itu pelantikan yang dilakukan tersebut, diharapkan bukan hanya sebatas seremonial belaka, tetapi bagaimana mengaplikasikan tugas dan amanah serta arah perjuangan PGRI, di lapangan.

“Selamat kepada Ketua PGRI Kecamatan Temiang Pesisir dan selamat untuk seluruh pengurus PGRI. Terimakasih atas kehadiran, semoga amanah dapat dijalankan dengan baik,” kata Abdul Kamar, Camat Temiang Pesisir, pada pelantikan di aula SMAN 4 Senayang Desa Tajur Biru, Sabtu (02/02/2019) lalu.

Terbentuk pengurus PGRI juga diharapkan dapat memajukan pendidikan khususnya di kecamatan dan umumnya di Kabupaten Lingga. Dia meminta kepada pengurus PGRI Kabupaten Lingga agar intens melakukan pembinaan kepada Pengurus PGRI kecamatan Temiang Pesisir.

Meningkatkan sinergitas, agar tujuan dan pencapaian yang ingin diraih organisasi ini dapat tercapai.

“Kami juga harap dari PGRI Kabupaten senantiasa melakukan sosialisasi dan konsulidasi program PGRI,” kata dia, Senin (04/02/2019).

Dia menyinggung terkait nomenklatur sekolah. Menurut Kamar, sudah saatnya sekolah-sekolah di Kecamatan Temiang Pesisir punya nama tersendiri, guna memudahkan pendataan dan pelaporan. Hal lain, termasuk elemen kependudukan seperti alamat penduduk yang harus segera disegarkan baik di KK maupun KTP.

“Walau sudah dimekarkan 3 kecamatan tapi sekolahnya masih atas nama Kecamatan Senayang. Insyaallah dalam waktu dekat ini sudah berubah sesuai dgn kecamatan masing-masing,” papar dia.

Untuk diketahui pengukuhan sejumlah organisasi seperti MUI, LAM, FKUB, FKDM, FPK, Karang Taruna Kecamatan, LPTQ, IPQAH, PGRI, BAPOPSI dan KUARAN cabang Kecamatan Temiang Pesisir yang dilakukan Camat dan jajarannya merupakan target 100 hari kerja.

“Alhamdulillah sudah kita bentuk. Tinggal pembinaan dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program bidang organisasi masing-masing. Memang ada beberapa organisasi lagi tingkat kecamatan yg belum terbentuk seperti, IPHI, PHBI dan lainnya,” jelas dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.