Karang Taruna Medium, Kemajuan Pemuda Desa Rantau Panjang

Karang Taruna Medium Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga. (Ist)

Lingga (marwahkpri.com) – Ketua umum terpilih Karang Taruna Medium, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lingga Utara, Fahmi mengajak setiap pengurus komitmen menjadi organisasi sosial pelopor sekaligus motor penggerak pembangunan di desa. Sebab, karang taruna tersebut terbentuk atas rasa persatuan dan persaudaraan dalam bermasyarakat.

“Nanti organisasi ini bisa menjadi wadah masyarakat khususnya pemuda pemudi dalam menyalurkan bakat dan minat, baik dibidang olahraga, seni budaya maupun dalam berorganisasi dikarang taruna, sekaligus mengangkat nama desa,” kata Fahmi, Minggu (27/01/2019).

Sebelumnya, Minggu (20/01/2019), pemuda Desa Rantau Panjang melakukan temu karya membentuk Karang Taruna Medium. Musyawarah yang diikuti dua kandidat ketua umum itu, dimenangkan oleh Fahmi dari pemilihan secara langsung.

Medium sendiri kata dia, merupakan singkatan dari Melatih Diri Untuk Maju. Sebagai patokan agar pemuda-pemudi yang tergabung dalam wadah ini bisa terus mengembangkan potensi diri, potensi desa agar bisa bersaing dengan pemuda-pemudi dimanapun.

“Nama medium diambil atas kesepakatan semua tokoh, karena nama medium pernah hadir ditahun 60 an, sebagai nama club dari Desa Rantau panjang,” jelas dia.

Mengingat nama tersebut pernah besar di desa, akhirnya kesempatan temu karya menjadi satu. Karang Taruna kembali menaikan sejarah yang telah ada.

Kata dia, Medium akan memberi semangat baru bagi pemuda karang taruna desa untuk maju mengembangkan diri dibidang olahraga dan seni budaya.

“Insyaallah, Karang Taruna Medium  merupakan salah satu wadah sosial yang hadir, akan mampu memberi kontribusi nyata dan ikut berperan serta membantu pemerintah desa dalam membangun dan memajukan desa,” tegas dia.

Menurutnya, besarnya anggaran desa yang digelontorkan pemerintah pusat harus bisa memberikan setidaknya peluang produktivitas pemuda. Karang Taruna harus terlibat aktif dalam setiap fase pembangunan. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan.

“Artinya, ini adalah kesempatan, Karang Taruna harus bisa berperan besar dalam pemanfaatan dana tersebut, agar lebih produktif, dalam bidang pemberdayaan pemuda,” ujar dia.

Dari dana desa kata dia dapat dipergunakan untuk membangun sentra-sentra pertumbuhan perekonomian. Jadi, kedepannya wadah yang dibentuk ini akan memberikan peluang kepada pemuda dalam peningkatan ekonomi melalui pendidikan kewiraushaan dan pembisnis muda kaum milenial. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.