Terapung Selama 20 Jam di Laut,  Dua Warga Hilang Selamat

Camat Temiang Pesisir, Tim SAR, aparat Kepolisian menjenguk Sopian (37) dan Herdian (12), korban yang sempat di nyatakan hilang dan telah ditemukan di Dusun Berjung, Desa Batu Belubang, Kecamatan Bakung Serumpun, Sabtu (26/01/2019). (Ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Dua warga Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, dikabarkan hilang saat pergi melaut sejak Kamis (24/01/2019) lalu. Proses pencarian mulai dioptimalkan dengan melibatkan banyak pihak, hingga akhirnya kedua korban ditemukan dalam keadaan hidup, Sabtu (26/01/2019).

Jumat (25/1/2019) keberadaan kedua korban belum diketahui. Informasi yang diperoleh, kedua korban yakni Sopian (37) dan Herdian (12).

Kronologisnya sekira pukul 16.30 WIB, Kamis (24/01/2019), keduanya pergi melaut disekitar perairan pulau Limas. Hingga pagi, yang bersangkutan tidak pulang. Pihak keluarga turun kelaut mencari keduanya, namun tidak juga berhasil. Keluarga akhirnya berinisiatif melaporkan berita kehilangan ke pihak desa dan Kecamatan Temiang Pesisir.

Proses pencarian melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat pemerintah desa, kecamatan, aparat kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daereha (BPBD) dan unit siaga SAR Lingga. Pada Jum’at, hasilnya nihil. Ketua BPD Tajur Biru itu, dan keponakannya belum juga ditemukan.

Kapolsek Senayang, Iptu Timbul Gultom membenarkan Informasi ini. Pencarian sempat dihentikan sementara, dan dilanjutkan kembali pada esoknya.

Sabtu (26/01/2019), Tim SAR, TNI/Polri dan masyarakat setempat masih berjibaku di laut setempat. Tanda-tanda sudah mulai didapatkan, tim gabungan berhasil menemukan jaring yang diduga milik korban.

“Kami menemukan jaring milik korban di Pulau Liang. Sekarang pencarian kami lakukan di titik perkiraan dia memancing, untuk tanda-tanda lainnya kami belum temukan,” kata Koordinator Pos SAR Lingga, Yones Hermanto, Sabtu (26/01/2019).

Proses pencarian akan dilakukan sampai kedua warga tersebut ditemukan. Jika tak kunjung ditemukan, aturan Basarnas hanya dilakukan selama 7 hari.

“Kami belum bisa pastikan apakah mereka ini tenggelam atau semacamnya. Karena bisa saja rusak mesin terbawa arus atau kemungkinan lain bisa saja terjadi. Jadi kami belum bisa memutuskan sebelum perahu atau pompong ditemukan,” ujarnya.

Kabar baik datang dari pelosok Pulau Buaya, Kecamatan Senayang menjelang siang. Sopian (37) dan Hardian (12) dikabarkan, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan Desa Batu Belubang.

“Info korban berada di Batu Belubang, selamat tapi kami akan pastikan ke sana,” kata Koordinastor Pos SAR Lingga, Yones Hermanto.

Setelah sampai di Dusun Berjung, Desa Batu Belubang Kecamatan Bakung Serumpun, Yones Hermanto mengatakan, korban selamat. Hanya keadan Sopian masih lemas sedang menjalani perawatan medis, sedangkan Hardian dalam kondisi sehat. Mereka ditemukan terapung kurang lebih 20 jam dengan tutup fiber, setelah perahu milik mereka terbalik dihantan gelombang.

“Menurut keterangan korban, mereka pada saat pulang, perahu boat yang mereka gunakan itu dihantam gelombang sehingga pompongnya terbalik,” lanjut Yones.

Camat Temiang, Abdul Kamar, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Setelah dua hari pencarian, kedua korban ditemukan dalam keadaan hidup. Bermasa tim SAR, dia juga turut memastikan keberadaan korban.

“Alhamdulillah, warga kita yang sempat hilang ini, masih selamat. Kami bersyukur. Mereka itu diselamatkan masyarakat Batu Belubang yang sedang melintas, kemudian dibawa ke desa,” ujar Abdul Kamar.

Dia juga menghimbau kepada warga lain, khususnya di Temiang Pesisir agar berhati-hati melaut. Waspada, siapkan segala perlengkapan karena kondisi cuaca yang masih anomali. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.