Rapat Kerja Perempuan Tani Indonesia Berakhir Ricuh

BATAM (Marwahkepri.com)  – Rapat Kerja yang diselanggarakan Perempuan Tani Indonesia (PT) Kepri di Hotel PIH Batam berakhir ricuh, Kamis (24/1/2018).  Rapat kerja ini dihadiri seluruh ketua, sekretaris yang ada wilayah kepri.

Ketua PT Batam, Sri Widayanti yang ikut Walk out, pada acara tersebut mengatakan kepada awak Media, Bahwa acara rakor yang di adakan perempuan Tani Kepri tersebut adalah untuk menggantikan kepengurusan Batam, bukan rapat kerja.

“Kami sangat kecewa dengan acara rakor yang di adakan pengurus Kepri tersebut, Kami di undang secara resmi oleh panita acara, tapi kami tidak di bolehkan masuk kedalam acara, Ini ada apa, Padahal kami kepengurusan perempuan tani Indonesia batam. Baru di lantik 2 bulan yang lalu,”ujarnya.

Lebih lanjut menurut Sri Widayanti, dirinya akan diganti, duganya karena sebelumnya ia dan pengurus Batam lainnya pernah menyurati Ketua Umum Perempuan (PT),Pusat dengan isi surat mosi tidak percaya kepada Ketua Perempuan Tani HKTI Provinsi Kepri, Diah Novita Susanto.

“Itu agenda rapat kerja, tapi dibuat membahas masalah pribadi, dan malah Ketua Provinsi ingin mendepak saya dari posisi saya sebagai Ketua Perempuan HKTI Kota Batam, padahal saya baru menjabat 2 bulan. Saya menduga itu terjadi karena kami pernah mengirimkan surat mosi tidak percaya terhadapnya ke Ketua Umum Perempuan PT pusat,” tutupnya.

Sampai berita ini dimuat pada pukul 17:22 Wib, kegiatan rapat PT itu masih berlansung. Sedangkan Diah Novita Susanto sendiri terkait hal itu, belum dapat dikonfirmasi karena masih mengikuti rapat, namun ia berjanji akan memberikan penjelasan kepada media.

Tak hanya itu, untuk menjaga tetap aman dan kondisif, polisi dan TNI AD dari Babinsa setempat juga terlihat berjaga di sekitar gedung PIH, Batam Center.(mk/rah)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.