Pengusaha Dok Kapal Bagansiapi-api Jalani Sidang Kedua

Tong alias Atong (48) menjalani sidang kedua dengan agenda pembacaan nota exsepsi, Rabu (23/1/2019) di Pengadilan Negeri Rokan Hilir. (F:ist)

UJUNG TANJUNG (marwahkepri.com) – Tong alias Atong (48) selaku pengusaha dok kapal Bagansiapi-api, Kabupaten Rohil, akhirnya mengajukan nota exsepsi yang dibacakan penasehat hukum terdakwa Daniel Pratama SH, Rabu (23/1/2019) pada sidang kedua yang digelar di Pengadilan Negeri Rokan Hilir.

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua, Faisal,SH., MH didampingi dua anggota hakim Hanafi Insya,SH., MH dan Boy Jefri Paulus Sembiring,SH dibantu oleh Panitera Harmi Jaya,SH dan bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marulitua J Sitanggang,SH.

Dalam exsepsi yang dibacakan penasehat hukum terdakwa pada intinya menolak seluruh dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum pada sidang sebelumnya yakni pada tanggal 16 Januari 2019 lalu.

Saat awak media mengkonfirmasi Kejari Rokan Hilir Gaos Wicaksono,SH., MH melalui JPU Marulitua J Sitanggang,SH mengatakan tetap pada dakwaan sebelumnya dan akan menanggapi nota exsepsi dari terdakwa.

Dalam dakwaannya, JPU menuntut terdakwa Atong alias Tong atas dugaan tindak pidana mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi surat keterangan sah dan diduga melanggar Pasal 83 Ayat 1 huruf b jo Pasal 12 Huruf e UU Nomor 18 Tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Sidang akan dilanjutkan pada Rabu 30 Januari 2019 mendatang dengan agenda mendengarkan tanggapan dari JPU atas nota exsepsi terdakwa. (Darma)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.