Pak Gubernur, TPI Karimun Apa Kabar?

Lahan di Parit Rempak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral yang rencananya akan dibangun tempat pelelangan ikan. (F:SL)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) biasanya syarat dengan hiruk pikuk para pedagang dan pembeli yang saling menawarkan harga dagangannya baik di belahan nusantara manapun.

Terkecuali TPI yang dibangun di Parit Rempak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral Kabupaten Karimun yang tak kunjung rampung pengerjaannya sejak tahun 2009 silam, sehingga membuat pertanyaan besar bagi warga setempat, akankah selesai pembangunan tersebut.

“Enggak tau lah, entah kapan selesainya ini? Katanya tempat pelelangan ikan, tapi kenapa dibangun di tengah hutan?,” kata tokoh masyarakat setempat, Jamal di Karimun, Kamis (24/1/2019).

Pembangunan yang dimulai atas persetujuan Bupati Karimun, Nurdin Basirun kala itu juga hingga kini belum menunjukkan bentuk bangunannya, bahkan infrastruktur yang mangkrak ini juga kerap kali dijadikan wahana asusila oleh orang-orang yang tak dikenal.

“Kalau seperti ini kan jadi tempat mesum saja ini, gak jelas untuk bangun apa ini,” katanya.

Beberapa warga sekitar juga banyak yang belum mengetahui secara pasti bangunan yang dibuat diperuntukkan siapa dan apa kegunaannya, sebab sudah 10 tahun lamanya tidak ada lagi proses pengerjaan di lahan tersebut.

“Gak tau kami mau dijadikan tempat apa, kalau jalan tentu ada tujuan dari jalan itu, ini hanya arah ke laut. Jalannya dibangun di tengah hutan,” kata Nahna warga Sungai Raya.

Bahkan untuk pembebasan lahannya, para warga juga tidak pernah dilibatkan oleh pemerintah daerah maupun perangkat desa.

“Gak tau, gak pernah kami disini dilibatkan untuk pembangunan itu, entah bangunan apapun itu,” impal Radiah.

Pembangunan TPI tersebut pun kata mereka sebelumnya sudah pernah dilaporkan kepada pemerintah daerah untuk disikapi dan ditindaklanjuti melalui pihak Kecamatan.

“Tapi sampai sekarang gitu-gitu aja,” katanya. (SL)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.