KPU Batam Tetapkan Sejumlah Penderita Ganguan Jiwa Ikut Pemilu

Ilustrasi penolakan terhadap penetapan orang gila sebagai peserta pemilu. (F: ist)

BATAM (Marwahkepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menetapkan tiga warga Batam penderita ganguan jiwa atau tuna grahita dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019.

Menurut Komisioner KPU Batam, Divisi Program dan Data Sudarmadi , berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan KPU bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam terhadap warga Batam yang menderita ganguan jiwa, tiga dari 57 penderita gangguan jiwa di Yayasan Alfatih di Nongsa dinyatakan layak ikut pemilu.
“Dari 57 orang yang terdata, hanya 3 orang yang bisa masuk dalam DPT, karena yang lainnya identitasnya tidak lengkap. Khususnya data Nik e-KTPnya,” tuturnya, Selasa (22/01/2019).

Sudarmadi juga menyebutkan, alasan pihaknya hanya meloloskan sedikit warga gangguan jiwa yang berada di yayasan Al-fatih, dikarenakan gangguan jiwa yang diderita juga sudah parah, sehingga tidak memungkinkan untuk menjadi peserta pemilu.

“Kita melihat banyak yang gangguan jiwanya sudah parah dan memang tidak bisa mengikuti pemilu. Salah satunya ada yang beteriak-teriak saat orang datang dan itu tidak mungkin diikut sertakan dalam pemilu,” jelasnya. (mk/tr/r)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.