Kuasa Hukum TP Minta Terdakwa Dibebaskan

Suherman, Kuasa Hukum terdakwa TP

BATAM (marwahkepri.com) – Kuasa Hukum terdakwa TP meminta Pengadilan Negeri Batam untuk membebaskan kliennya dalam kasus tindak asusila, Selasa (22/1/2019).

Menurut Suherman, Kuasa Hukum TP, dakwaan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak sesuai karena terdakwa TP dan saksi TW melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka.

Terdakwa dan saksi merupakan sepasang kekasih yang masih berstatus sebagai pelajar siswa disalah satu sekolah yang ada di Batam. Y ibu TW melaporkan TP setelah keduanya ketahuan melakukan hubungan layaknya suami istri dirumah saksi.

Dalam keterangan saksi TW, dia mengaku tidak merasa sakit dan merasa enak dan dengan kesadaran penuh saksi tidak merasa dirugikan dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan terdakwa berdasarkan suka sama suka dan tidak ada bujuk rayu dari terdakwa.

Selama persidangan pun, Suherman mengatakan jika saksi berulang kali neminta kepada majelis hakim agar terdakwa dibebaskan. Selain itu, saksi juga dikatakan Suherman selalu mengantarkan makanan dan membesuk terdakwa setiap hari di Rutan  kantor Polsek Batam Kota dan Rutan Anak di Baloi.

“Terbukti dalam persidangan secara isak tangis yang mendalam dari saksi korban sekalipun ada ibu kandungnya selaku pelapor didalam persidangan itu dia tidak peduli dan mengatakan bebaskan terdakwa atau masukkan kami berdua kedalam penjara,”kata Suherman.

Suherman juga menyampaikan jika hubungan saksi TW dengan Y  kurang harmonis, Y sering berlaku kasar terhadap saksi, bahkan pernah main tangan. Sidang putusan kasus tindak asusila ini dilanjutkan besok. (mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.