Katang Bidare Kecamatan Pertama Membentuk FORKOPINCA

 

Rapat pembentukan LPTQ dan FORKOPINCA Kecamatan Katang Bidare, Selasa (22/01/2019). (Ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Kecamatan Katang Bidare melaksanakan rapat kordinasi pembentukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPINCA), Selasa (22/01/2019).

Pembentukan lembaga-lembaga resmi ini, sebagai tidak lanjut melengkapi beragam unsur kelengkapan kelembagaan Kecamatan Katang Bidare yang terbentuk tahun lalu.

Camat Katang Bidare, Safaruddin M.Si mengatakan LPTQ merupakan lembaga pengembangan Tilawatul Quran yang dibentuk untuk menunjang kegiatan STQ dan MTQ, baik tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten.

Sedangkan FORKOPINCA sendiri merupakan forum penting pengkoordinasian antara pemerintah, lembaga TNI POLRI dan lembaga pemerintah lainnya yang memiliki struktur tingkat kecamatan.

“Setelah terbentuknya kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Senayang selanjutnya wajib diikuti dengan pembentukan lembaga-lembaga resmi tingkat kecamatan,” kata dia.

Sementara Kabag Tata Pemerintahan, Gandime Diyanto, yang turut hadir mengapresiasi langkah cepat Kecamatan Katang Bidare. Menurutnya kecamatan ini yang pertama membentuk FORKOMPIMCA dari semua kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga.

Adapun tupoksi FORKOMPINCA kata dia, untuk melaksanakan pembinaan pancasila, persatuan dan kesatuan. Terutama pembinaan masyarakat yang merupakan pelimpahan wewenang pemerintah pusat ke pemerintah daerah dan jajarannya.

“Proses pemekaran kecamatan ini sangat berat. Namun dengan perjuangan, dari bupati dan dukungan stakeholder akhirnya dapat tercapai. Dan kecamatan ini luar biasa, kecamatan baru tapi pertama membentuk FORKOMPINCA,” papar Gandime.

Selanjutnya, kata dia FORKOMPINCA ini kelak akan berkoordinasi FORKOMPINDA. Ketua FORKOMPINCA adalah exofficio yang dijabat oleh Camat, sedangkan anggotanya pimpinan TNI-POLRI dan lembaga pemerintah lainnya yang memiliki struktur ditingkat kecamatan. Sebagaimana dituangkan dalam PP 17 tahun 2017 perlunya pembentukan FORKOPINCA ini.

Ditempat yang sama, Kabag Kesra Drs Jaya Atmajaria menyampaikan LPTQ seharusnya berdiri ditiap kecamatan. Sebab LPTQ ini merupakan organisasi berjenjang dari pusat.

“LPTQ tingkat kecamatan tidak bisa berdiri sendiri jika tidak ada dukungan dari desa. Meskipun tidak ada LPTQ di tingkat desa namun semua elemen di desa agar dapat bersinergi untuk pengembangan Tilawatil Quran ini,” jelas dia yang juga hadir pada kegiatan yang dilakukan di Desa Benan tersebut.

Dengan begitu, dia berharap setiap desa di Kecamatan Katang Bidare bisa menyisihkan sekian persen dana desa untuk pengembangan dan pembinaan siar islam ini.

Kepala KUA Senayang, H Muhammad Latif menjelaskan secara teknis struktur pengurus LPTQ bisa mengadopsi tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten. Umumnya kepengurusan LPTQ terdiri dari bidang pendidikan dan pembinaan, bidang perhakiman dan musabaqah, bidang dana dan usaha, Bidang pemahaman dan pengamalan.

“Cukup banyak bidang-bidangnya namun dapat menyesuaikan dengan kebutuhan daerah kita,” kata Muhammad. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.