Yayasan Kajang Harap Dinsos Lingga Berdayakan Kreativitas Ibu-ibu Kelumu

Kerajinan yang diolah oleh Muk Are, seorang ibu rumah tangga di Dusun Dapur Arang Desa Kelumu, Kecamatan Lingga. (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Yayasan Kajang Kabupaten Lingga berharap kreatifitas ibu-ibu di Dusun Dapur Arang, Desa Kelumu, Kabupaten Lingga dapat perhatian pemerintah. Harapan itu disampaikan karena melihat aktifnya ibu-ibu setempat berkreasi menciptakan kerajinan tangan dari rotan.

“Hasil karyanya sungguh luar biasa, walau pembeli hanya disekitar Desa Kelumu dan dapur arang saja,” kata Densy Diaz, Ketua Yayasan Kajang, Jum’at (18/01/2019).

Menurutnya, meski hidup serba keterbatasan masyarakat yang didominasi suku laut ini tidak pernah malas soal berkreasi. Selain khasnya kajang yang diolah dari dedaunan, setelah menetap mereka masih bergantung dengan alam. Rotan menjadi bahan baku membuat anyaman kalang atau bakul.

“Itu satu. Namanya Muk Are, dia pandai mengayam,” ujar dia.

Dengan begitu selaku seorang yang peduli dengan suku laut, dia berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah lewat instansi terkait bisa melihat dan memberdayakan mereka.

Selain menjadi pendapatan untuk keluarga. Usaha anyaman ini bisa menjadikan minat ibu-ibu lain, jika diberdayakan secara baik.

“Kita harus berikan dukungan, agar kreatifitas ini lebih lagi. Karena banyak sekali ibu-ibu yang bisa menganyam. Kami berharap Dinas Sosial memberikan perhatiaan kepada mereka,” harap dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.