Aneh, Orang Gila di Karimun Ini Hanya Patuh pada Babinsa

Serda Sudi dan Serda Taufik saat memandikan Zailani di salah satu sumur warga, Senin (14/1/2019). (F:SL)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Ada kejadian unik yang terjadi, Senin (14/1/2019). Seorang penderita gangguan jiwa di Tanjungbalai Karimun hanya tunduk dan patuh pada Babinsa Meral Kota, Serda Sudi dan Babinsa Desa Parit Serda Taufik dari Koramil 01/Balai.

Warga yang merasa resah atas bau busuk yang menyengat bersumber dari pria yang diketahui bernama Zailani tersebut, mencoba merayu Lelaki berusia 46 tahun untuk mandi. Namun upaya mereka tak membuahkan hasil. Warga pun kemudian melapor kepada Koramil 01/Balai.

“Setelah mendapati keluhan warga kita langsung melintas di jalan yang sering dilaluinya,” kata Babinsa Desa Parit Serda Taufik.

Bersama rekannya Babinsa Meral Kota, Serda Sudi upaya mengatasi seorang yang mengalami gangguan jiwa tersebut pun tidak mendapat hambatan. Pasalnya setelah Zailani melihat Babinsa berseragam loreng, ia mendadak menjadi patuh dan menurut.

“Kita hanya panggil, lalu beri dia kopi dan kita ajak dia ke sumur,” katanya.

Kedua Babinsa ini pun dengan sigap memandikan pria paruh baya tersebut dan membersihkan semua kotoran yang melekat pada dirinya serta memotong kuku kaki dan tangannya.

“Rambutnya juga kita pangkas, lalu kita beri pakaian yang layak dan dia pun mengenakannya,” impal Babinsa Meral Kota, Serda Sudi.

Usai memandikan dan memberi pakaian, yang bersangkutanpun selanjutnya mendapat hidangan oleh para Babinsa tersebut sebelum mereka menghubungi keluarganya.

“Setelah ini kita antarkan ke keluarganya,” katanya.

Sebelumnya, warga kerap kali mengeluhkan bau busuk yang bersumber dari pria dimaksud, terlebih para pedagang kuliner yang berjualan di sepanjang jalan A.Yani Tanjungbalai Karimun.

Beberapa dari mereka telah berupaya untuk meminta dirinya agar membersihkan diri dengan imbalan makanan, namun permintaan mereka dianggap angin lalu olehnya (SL).

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.