DJBC Kepri Tegah Miras Senilai Rp 8 Miliar

DJBC Kepri menunjukkan barang bukti minuman beralkohol dalam konferensi pers, Rabu (9/1/2019). (F:ist)

Karimun (marwahkepri.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepri menegah satu unit kapal LCT.Hansen Samudra I bermuatan 12.294 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dengan berbagai merk senilai Rp.8.542.260.000 di perairan Pabean Indonesia pada Jumat (04/01) pekan lalu.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto mengatakan penegahan kapal LCT.Hansen Samudra I tersebut berdasarkan laporan masyarakat akan adanya dugaan pengangkutan MMEA ilegal dari Singapura ke Indonesiaa.

“Kita langsung melakukan pengawasan intensif dan melihat sebuah kapal yang mencurigakan berlayar dari Singapura menuju Natuna,” kata Agus dalam keterangan resminya di Aula H.K.Iroth Kantor DJBC Khusus Kepri, Rabu (09/01).

Agus mengatakan aksi kejar-kejaran sempat terjadi beberapa jam dalam menegah kapal tersebut, sejak terlihatnya kapal yang mengangkut miras tesebut pada pukul 16.30 WIB hingga 19.30 WIB, beruntung petugasnya berhasil menegahnya.

“Kita langsung melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut,” katanya.

Pada pemeriksaan awal pihaknya mendapati minuman beralkohol dengan berbagai merk yang dikemas ke dalam kardus dari Singapura tujuan Palembang tanpa dilengkapi dengan dokumen.

“Kemudian kapal kita bawa ke DJBC Khusus Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus ini. Nahkoda kapal dan 3 orang lainnya sebagai ABK kapal ditahan atas tindak dugaan pidana kepabeanan. (SL)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.