Apindo Prediksi Perekonomian Karimun Naik pada Tahun Depan

Ketua APINDO Kabupaten Karimun, Dwi Untung. (F:ist)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Karimun, Dwi Untung memprediksi perekonomian Kabupaten Karimun pada tahun 2019 mendatang akan mengalami peningkatan jika beberapa hal dilakukan, seperti munculnya pengusaha-pengusaha lokal yang bergerak di berbagai bidang.

“Melihat antusias masyarakat yang ber- entrepreneur di berbagai bidang usaha saya fikir akan mengalami pertumbuhan di bidang ekonomi, tentunya melihat beberapa faktor dalam usaha yang digeluti,” kata Dwi di Karimun, Senin (31/12/2018).

Beberapa faktor yang dimaksudnya ialah para pelaku usaha peka terhadap peluang-peluang bisnis yang tengah digandrungi oleh masyarakat luas, seperti beberapa pengusaha yang memilih bisnis di bidang wisata.

“Ini adalah salah satu contoh dimana entrepreneur dapat dijalankan di berbagai bidang dan masih banyak lain sebagainya,” katanya.

Yang kedua, adanya inovatif tersendiri bagi pelaku usaha dalam menjajakan dan menarik minat para konsumen untuk dapat mengambil laba dalam usahanya tersebut yang nantinya akan berimbas pada pengusaha-pengusaha lainnya yang bergerak di bidangnya masing-masing.

“Jika satu jenis usaha ini berjalan, maka yang lainnya akan merasakan dampaknya, contoh kecilnya saja yang bergerak di bidang jasa seperti parkir dan lain sebagainya,” katanya.

Selanjutnya faktor pemasaran juga turut serta dalam keberlangsungan usaha tersebut, bagian pemasaran ini dinilainya sangat penting, mengingat barang dagangan atau jasa dapat sampai dan diterima masyarakat serta dapat menarik konsumen lebih banyak lagi.

“Dan yang terakhir faktor dukungan, ini juga tidak kalah penting. Dukungan dari orang terdekat serta pemerintah dalam hal ini juga diperlukan. Pemerintah juga akan mendapatkan manfaat dari pengusaha yang berkembang melalui pajak contohnya dan lain sebagainya,” katanya

Bersamaan dengan itu, bagi pengusaha-pengusaha lainnya yang pernah berkembang, dapat kembali lagi meniti usahanya untuk dapat kembali lagi berjalan melalui perputaran perekonomian dari pengusaha lainnya.

“Nah ini yang disebut simbiosis mutualisme, saling menguntungkan antar satu dengan lainnya,” katanya.

Namun, menurutnya semuanya itu dapat pupus jika para entrepreneur lebih memutuskan gulung tikar ketimbang berinovasi dalam bisnis mereka.

Prediksi inilah yang diharapkannya dapat meningkatkan perekonomian kabupaten maritim ini secara keseluruhan mengingat letak geografis yang sangat menguntungkan bagi masyarakat setempat.

“Hanya satu yang membuat semuanya jatuh, sifat mudah menyerah, itu saja,” katanya. (SL)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.