Bawaslu Kepri Larang Kepala Daerah Kampanyekan Caleg

Sejumlah kepala daerah hasil pemilu serentak 2018 saat proses pelantikan serentak di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) melarang seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah mengkampanyekan calon legislatif (caleg) dalam kegiatan pemerintahan.

Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan mengingatkan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah di wilayah untuk menaati peraturan kampanye untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kegiatan pemerintahan harus ‘clear’ dari kepentingan politik pemilu. Jangan ada kegiatan kampanye, memperkenalkan identitas caleg, nama partai, nomor urut dan dapil kepada masyarakat dalam kegiatan pemerintahan,” tegasnya di Tanjungpinang, Selasa (23/10/2018).

Indrawan berharap kepala daerah dan wakil kepala daerah menjadi contoh dalam memberi pendidikan politik kepada masyarakat. Sikap kepala daerah dan wakil kepala daerah ini dapat menjadi contoh bagi jajarannya di pemerintahan.

Bawaslu Kepri, kata dia mendapatkan informasi bahwa aada oknum kepala daerah yang mengkampanyekan caleg tertentu dalam kegiatan pemerintahan.

“Tentu ini tidak dibenarkan,” tegasnya.

Informasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu Kepri dengan memperkuat barang bukti. Jika bukti-bukti sudah lengkap, maka Bawaslu Kepri akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setiap kegiatan pemerintahan tidak boleh dicemari dengan kampanye atau mengkampanyekan caleg kepada masyarakat,” ujarnya.

Indrawan mengatakan kepala daerah yang berpolitik dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan UU Nomor 7/2017 dan peraturan pelaksana kampanye.

“Jadi aturannya sangat jelas dan tegas,” ucapnya. (Mk/mc)