Rapat Koordinasi, Mantapkan Keikutsertaan Lingga di Ajang Porprov

Rapat koordinasi bahas terkait keikutsertaan Lingga sebagai peserta Porprov Kepri ke-IV (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Lingga melakukan rapat koordinasi dengan KONI dan sejumlah Pengcab persatuan olahraga tingkat kabupaten, Selasa (23/10/2018). Rapat ini guna meningkatkan komitmen keikutsertaan Kabupaten Lingga di ajang Porprov Kepri ke IV pada Desember mendatang.

Diketahui sebelumnya pelaksaaan Porprov Kepri ke-IV sempat dinyatakan batal karena keterbatasan anggaran penyediaan fasilitas di Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah.

Namun oleh Pemprov rapat kembali dilaksanakan berkali-kali dengan melibatkan banyak unsur dan akhirnya dapat satu kesempatan pelaksaaan Porprov dilakukan pada bulan Desember.

Khususnya Kabupaten Lingga sebagai peserta gawai olahraga tingkat provinsi ini telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Dengan jadwal pelaksanaan kegiatan yang sudah jelas, Disparpora Lingga memantapkan setiap cabang olahraga.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung ketua KONI Kabupaten Lingga, H Ambok.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Lingga, Safaruddin mengatakan dari hasil rapat tersebut ada sejumlah poin yabbg dihasilkan.

Kabupaten Lingga, dengan keterbatasan anggaran berusaha berpartisipasi menjadi  peserta dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Porprov Kepri ke IV ini. Apalagi mengingat event 4 tahunan ini penting meningkatkan kualitas dan produktivitas para atlet.

“Kita harus bisa hadir, untuk itu diperlukan pengertian dan kebersamaan serta dukungan dari setiap pengurus cabang olahraga, mau tidak mau kita harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” kata Safaruddin usai mengikuti rapat.

Lebih lanjut, dari 26 cabang yang bakal dipertandingkan, kemungkinan peserta Lingga hanya mengikuti 17 cabang olahraga. Pemilihan cabangpun dilakukan secara selektif menyesuaikan dengan potensi bersaing pada pelaksaaan nanti. Hal lain, terkait kuota atlet pada setiap cabor yang diikutsertakan.

“Kita tentunya ingin mengirimkan atlet sebanyak-banyaknya namun karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan maka kita juga harus realistis, dan selektif. Kita pilih mana cabor yang berpeluang,” kata dia.

Rapat tersebut juga membahas proses seleksi atlet dimasing-masing cabor, serta target menang dari masing-masing cabor.

“Kita sangat mengapresiasi KONI yang sejauh ini sangat membantu Pemkab dalam agenda-agenda olahraga di Kabupaten Lingga, seperti suksesnya prestasi Lingga bahkan pelaksanaan POPDA di Daik Dabo Dabosingkep beberapa bulan lalu,” lanjut dia.

Untuk membangun potensi olahraga yang berdaya saing, pihak Pora sangat berharap sinergitas antara Pemkab, KONI bahkan pengcab-pengcab olahraga berjalan baik.  (MK/arp)