Jenazah Sahroni Berhasil Dievakuasi Petugas

Proses evakuasi jenazah

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Jenazah Sahroni (28), seorang Anak Buah Kapal (ABK) Pompong yang meledak di pelabuhan Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, berhasil dievakuasi petugas gabungan dan masyarakat.

Pompong meledak sekitar pukul 10.00 WIB, saat melakukan pengisian BBM dari Depot Pertamina. Ketika itu, Sahroni sedang berada di ruang mesin,tidak dapat menyelematkan diri dari amukan api.

Pria kelahiran tahun 1990 ini akhirnya tewas terpanggang, kondisinya sangat mengenaskan. Jenazahnya dapat dievakuasi petugas sekitar pukul 11.50 WIB.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pulau Tiga Barat, dr.Fadil mengatakan, usai berhasil dievakuasi dari puing-puing pompong yang terbakar, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di desa Tanjung Batang.

Jenazah dibawa ke darat

“Jenazahnya langsung kita bawa ke rumah istrinya di desa Tanjung Batang. Ini permitaan keluarga”, ujar Fadil, dihubungi via What’s App.

Berdasarkan permintaan keluarga, korban akan dimakamkan hari ini. Sahroni pergi selamanya, meninggalkan istri dan seorang anak.

Korban selamat atas nama Hanafi, saat ini belum bisa dimintai keterangan. Kondisinya masih syok atas kejadian yang menimpa rekan kerjanya tersebut.

Patut jadi perhatian, mengingat kejadian ini bukan pertama kalinya. Peristiwa serupa sudah pernah terjadi, saat pompong sedang melakukan pengisian BBM.

Sonang Lubis