TNI akan Renovasi Rumah Warga Dukuh Ngotoko

Sekdes Desa Pasedan Bapak Sumartono mengawasi langsung tukang kayu dalam perehapan rumah tak layak huni melalui kegiatan TMMD reguler ke-103, Jumat (19/10/2018).

REMBANG (marwahkepri.com) – Sebanyak 16 unit rumah warga tidak layak huni akan direnovasi pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, yang dilaksanakan di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rambung.

Informasi ini disampaikan Komandan Kodim 0720/Rembang Letnan Kolonel Arh Andi Budi Sulistianto,S.Sos, Jumat (19/10/2018) seusai menerima laporan atas peninjauan lapangan oleh Pasiter Kodim 0720/Rembang, Kapten Inf  Wardiyana.

Dijelaskan Dandim, sebagian rumah warga di desa tersebut sangat tidak layak ditinggali. Selain berlantaikan tanah, rumah itu juga beratapkan bambu yang sudah rapuh dan bolong.

Bahkan dinding rumah dari papan juga sudah cukup lapuk dimakan rayap. Lebih miris lagi, ada beberapa rumah yang hanya berukuran 4 meter, mencakup satu kamar tidur, tempat memasak. Semua aktivitas di dalam satu ruangan sempit itu.

Menurut Letkol Arh Andi Budi Sulistianto,S.Sos, kegiatan TMMD ke-103 ini merupakan salah satu program TNI yang dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Pemkab Rembang. Sementara anggarannya didukung oleh Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) dan Pemkab Rembang, yang langsung dipertanggungjawabkan oleh Komandan Korem 073/Makutarama  Kolonel Arm Moch Irwansjah.

Dengan anggaran yang ada, pada TMMD ini hanya dapat membedah 16 unit rumah, disamping pembangunan sarana dan prasarana lain yang direncanakan. Pelaksanaan TMMD ke-103 akan dikerjakan selama 30 hari, dan berakhir tanggal 13 November 2018. Namun, untuk dapat memenuhi target dalam pelaksanaannya nanti, pihaknya telah mengadakan Pra-TMMD yang akan digelar selama 14 hari sebelum hari H. (Kodim rembang)