Setelah 14 Tahun, Kabupaten Lingga Terima Piagam WTP

Wakil Bupati Lingga menerima langsung piagam WTP (hms: Jasman)

Lingga (marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten Lingga menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Keberhasilan transparansi menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 meraih capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) yang diserahkan langsung oleh perwakilan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan, Muhammad Nurul Hidayat di ruang rapat Kantor Bupati Lingga, Selasa (16/10/2018).

“Kedatangan kami kali ini adalah dalam rangka meneruskan berkas dari ibu menteri keuangan, atas keberhasilan peraih opini WTP,” kata Muhammad Nurul Hidayat.

Menurutnya, tranparansi Keuangan menjadi bagian yang sangat penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Dalam rapat-rapat kabinet Presiden selalu menyebut laporan keuangan.

Tahun ini, di Provinsi Kepri ada 4 yakni Kabupaten Karimun, Bintan, Kota Batam termasuk provinsi Kepri yang menerima langsung penghargaan di Jakarta, karena sudah lima kali berturut-turut.

“Semoga Lingga bisa menjaga WTP, pada periode-periode berikutnya. Sehingga tidak hanya lima kali tapi terus,” ucap dia.

Wakil Bupati Lingga M Nizar yang menerima penghargaan berupa piagam WTP tersebut mengatakan hasil ini bentuk pertama Kabupaten Lingga meriah prestasi yang sangat luar biasa. Keberhasilan ini juga keberhasilan bersama segenap pemerintahan Kabupaten Lingga yang telah menelan semangat berjibaku demi memenuhi target WTP.

“Alhamdulillah target itu tercapai, tahun 2018 kita tidak mengingkari, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil,” kata Nizar dihadapan tamu yang hadir.

Nizar juga mengakui salah satu target mengejar WTP untuk meningkatkan insentif, karena di ketahui APBD Lingga kerap merangkak turun.

“Perjuangan ini tidak gampang, butuh waktu yang panjang. Terlebih penilaian mengenai aset. Itu penilaian utama,” lanjut dia.

Capaian ini juga dari jerih payah beberapa pegawai, yang hari ini akan diberikan reward.

Menurut Nizar laporan keuangan merupakan hal penting yang diselesaikan secara baik. Banyak inovasi daerah tanpa laporan keuangan yang baik, sama saja daerah akan anjlok.

“Banyak pun inovasi pak Bupati, tanpa laporan keuangan yang baik, hasailnya akan anjlok,” ucap dia. (MK/arp)