Pemko Batam Berikan 2.320 Sertifikat Keahlian Bekerja

Ilustrasi tenaga kerja asing (F:covesia.com)

BATAM (marwahkepri.com) – Pemerintah Kota Batam memberikan sertifikat keahlian bekerja kepada 2.320 orang tenaga kerja dan pencari kerja, yang lulus dalam pelatihan dan uji kemampuan yang diselenggarakan lembaga latihan kerja mitra pemerintah.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pemberian 2.320 sertifikat keahlian kerja itu merupakan bagian dari Program Pelatihan Peningkatan Kemampuan Tenaga Kerja dan Pendidikan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja tahun 2018.

Pemerintah sengaja menyalurkan anggaran dari dana Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Saya coba semampu saya, supaya Batam ini baik kotanya maupun manusianya, dalam waktu tidak terlampau lama lagi, bisa berubah seperti power rangers,” katanya, Senin (15/10/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan program tersebut diikuti pencari kerja dan tenaga kerja yang ingin meningkatkan kapasitas di berbagai bidang industri.

“Jenis pelatihannya ada banyak. Didominasi industri dan pariwisata. Industri 971 orang, pariwisata 833 orang,” katanya.

Pemerintah sengaja menggandeng lembaga pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan warganya yang masih mencari kerja dan ingin mendapatkan peningkatan kemampuan kerja, agar bisa lebih profesional dan sesuai dengan kebutuhan dengan industri yang berkembang di sana. Seluruh peserta sendiri sudah melalui rangkaian seleksi sejak Januari 2018 lalu.

Ia mengatakan, tahun ini pemerintah mengucurkan dana Rp.13,718 miliar untuk program itu, sebanyak Rp.5,897 miliar diantaranya untuk pelatihan 969 pencari kerja, dan Rp7,820 miliar untuk peningkatan kompetensi 1.351 tenaga kerja.

“Anggaran ini berasal dari dana perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Jumlahnya tahun lalu sekitar Rp 13 miliar,” pungkasnya. (mk/mc)