Pemko Batam Optimis Target Kunjungan Wisman Tercapai

Penumpang kapal fery dari Singapura maupun Malaysia memadati pintu kedatangan saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter beberapa waktu lalu. (F:ist)

Penumpang kapal fery dari Singapura maupun Malaysia memadati pintu kedatangan saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter beberapa waktu lalu. (F:net)

BATAM (marwahkepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam optimistis dua juta wisatawan mancanegara (wisman) akan mengunjungi Kota Batam hingga akhir tahun 2018.

“Sampai Juni 2018 kemarin, tercatat sudah 1.044.000 kunjungan wisman. Itu semester pertama, kalau semester kedua ini bisa sama saja, berarti bisa sampai 2 juta kunjungan wisman,” kata Walikota Muhammad Rudi di Batam, Kamis (4/10/2018).

Angka itu melebihi target kunjungan wisman ke Kota Batam pada tahun 2018, yaitu sebanyak 1,8 juta kunjungan. Namun, ia menyayangkan kunjungan wisman ke Kota Batam hanya dalam waktu singkat, dimana hanya untuk menghadiri acara-acara yang diselenggarakan di Kota Batam, setelah itu kembali ke Singapura untuk menginap.

“Kalau hanya buat acara, orang datang ke Batam hanya karena acara, bukan karena suka Batam. Pulang dari acara, langsung balik ke Singapura, karena Batam enggak menarik,” katanya.

Perputaran ekonomi dari industri pariwisata pun relatif minim, karena wisman lebih memilih untuk menginap, dan menghabiskan sisa waktunya di Singapura.

“Lain kalau Batam menarik, selepas acara mereka akan memilih memperpanjang waktu di Batam. Ekonomi pun berputar dari hotel, restoran dan lainnya. Pendapatan asli daerah juga meningkat dari situ,” tambahnya.

Karena itu, ia ingin Batam menjadi tempat yang nyaman untuk warga dan wisman. Satu diantaranya adalah dengan pembangunan infrastruktur dan taman kota. Menurut dia, infrastruktur adalah satu diantara banyak faktor yang membuat sebuah kota menjadi nyaman ditinggali. Selain itu, Pemko Batam juga ingin memanfaatkan pulau-pulau penyangga untuk mengembangkan wisata bahari, sebagai destinasi liburan baru bagi wisman.

Pemko Batam juga berharap dapat memanfaatkan lokasinya yang dekat dengan Singapura untuk menggenjot kedatangan wisman. Singapura dikunjungi sedikitnya 11 juta wisman setiap tahunnya. Namun, hingga kini, hanya sedikit yang melanjutkan perjalanan ke Batam, karenanya potensi itu harus dimanfaatkan lebih baik.

Dalam World City Summit beberapa waktu lalu, Walikota mengaku sudah mendorong terjalinnya nota kesepahaman antara semua travel untuk menggaet wisman yang datang ke Singapura untuk melanjutkan perjalanan ke Batam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyatakan pemerintah ingin menciptakan citra Kota Batam yang nyaman dan aman, bagi masyarakat dan wisman, dengan berbagai program pembangunan dan gerakan moral #BataMiliKita.

“Kalau kotanya sudah nyaman, Wisman akan senang menghabiskan waktu di sini,” katanya. (mk/mc)