Tersangka Pencabulan Dikenakan Pasal 82 UU Perlindungan Anak

Ilustrasi

Lingga (marwahkepri.com) – Tersangka dugaan kasus pencabulan anak, FJ alias BY (36) harus menjalani proses hukum setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian Daik Lingga. Tersangka dikenal pasal Pasal 82 UU Perlindungan Anak tahun 2014.

Kapolsek Daik Lingga, Iptu Sugianto menjelaskan korban, JA (14) telah dilakukan pemeriksaan berserta saksi. Tersangka saat ini mendekam di Mapolsek Daik Lingga.

“Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah juga telah disiapkan,” kata Kapolsek, Senin (01/10/2018).

Sebelumnya diketahui tersangka merupakan pemilik toko pakaian di Daik.

Berdasarkan penjelasan pihak Polsek kronologis berawal dari keinginan sang bocah pergi les belajar, tetapi memilih singgah membeli seragam pramuka di toko tersangka.

Celana yang pertama dipilih saat berada diruang ganti terlalu sempit, saat itu korban telah mengalami pelecehan yang dilakukan tersangka.

Kemudian korban memilih celana kedua. Korban dialihkan ketempat ganti yang lain oleh pelaku. Usai mencoba celana yang telah dipilih, korban mengalami tindakan diluar nalar. Korban nyaris dicabuli.

Setelah kejadian itu, korban pulang menceritakan apa yang dialami kepada bapaknya. Kemudian pergi ke toko bersangkutan, dan melanjutkan ke Mapolsek Daik.

Bapak korban, meninggalkan korban di kantor polisi menjemput istrinya, selanjutnya membuat laporan.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih jauh, tersangka dikenal pasal 82 UU Perlindungan Anak tahun 2017 ayat (1) dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). (MK/arp)