KPU Batam Batasi Harga Pembelian Souvenir

Para pedagang menjual berbagai macam atribut kampanye. (F:net)

BATAM (marwahkepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam membatasi harga pembelian sourvenir yang akan diberikan peserta pemilu selama masa kampanye.

“Maksimal Rp 60 ribu untuk satu itemnya,” kata Komisioner KPU Batam, M. Siddiq, Jumat (28/9/2018).

Sesuai dengan Peraturan KPU nomor 23 tahun 2018, barang yang diperbolehkan untuk dijadikan cindramata saat kampanya diantaranya kaos, penutup kepala seperti topi atau jilbab, pena, hingga tutup ceret atau gelas.

“Semua sudah diatur. Asal jangan uang saja harus berupa barang,” sebutnya.

Ia mengungkapkan pemberian hadiah kepada simpatisan atau pendukung ini bertujuan untuk menekan praktik uang jelang pemilihan nantinya. Seperti diketahui pemberian hadiah ini sering dimanfaatkan untuk menarik suara pemilih.

“Intinya harus berupa barang,” tegasnya.

Selama masa kampanye ini peserta pemilu sudah mulai turun ke masyarakat untuk mendapatkan suara dari warga. Dimana saat ini peserta pemilu masih melakukan kampanye terbuka terbatas.

“Masih terbatas, kalau yang kampanye akbar kan belum. Ada waktunya,” ujarnya.

Sebelumnya KPU juga tengah mempersiapkan Alat Peraga Kampanye (APK). Tahun ini KPU memfasilitasi 550 APK untuk 16 Parpol, dua kubu calon presiden dan 13 orang DPD. (mc)