Delegasi China Berkunjung ke BP Batam

Suasana pertemuan antara BP Batam dan delegasi dari Hohhot China di ruang rapat Kepala BP Batam, Kamis (27/9/2018). (F:hum)

BATAM (marwahkepri.com) – Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama dengan Deputi 2 Bidang Perencanan dan Pengembangan Yusmar Anggadinta, Direktur Promosi dan Humas Budi Santoso dan Direktur PTSP Ady Soegiharto menerima kunjungan tamu delegasi dari Hohhot China di ruang rapat Kepala BP Batam, Kamis (27/9/2018).

Kunjungan delegasi asal China tersebut merupakan perwakilan dari Walikota Hohhot China Mr. Li Gongge bersama dengan tiga orang rekannya.

Mereka mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan pertama kali mereka ke Batam dimana maksud kedatangan mereka ke Batam adalah untuk melihat secara langsung potensi yang dimiliki oleh Batam sebagai salah satu kawasan ekonomi terbesar di wilayah Asia Tenggara.

Kepala BP Batam menyambut baik dan menyampaikan kepada para tamu mengenai tupoksi dari BP Batam dalam mengelola kawasan perdagangan bebas Batam yang mana sejak awal tahun 70an Batam sudah menjadi prioritas pemerintah Indonesia untuk menopang pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepri dan Nasional.

Li Gongge yang mewakili atas nama Walikota Hohhot menyampaikan ucapan terimakasihnya atas keramahan yang diberikan oleh BP Batam, dan menyebutkan bahwa market Indonesia sangat besar, serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup stabil oleh karena itu mereka perlu untuk melihat secara langsung perkembangan ekonomi di Indonesia yang salah satunya adalah Batam.

Dipilihnya Batam sebagai salah satu tempat kunjungan mereka, karena Batam dinilai cukup menjanjikan dan memiliki lokasi yang strategis serta memiliki banyak aktivitas kegiatan industri.

“Tentunya menjadi perhatian khusus bagi kami selain untuk melihat secara langsung kami juga ingin melakukan kerjasama yang dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, seperti melakukan kerjasama terkait dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus, maupun mengajak para pengusaha di Batam maupun di China untuk berinvestasi di Batam atau di China,” kata Li.

Lukita memahami bahwa pergerakan ekonomi global berkembang dengan sangat pesat, oleh karena itu melalui pengembangan infrastruktur dan e-commerce menjadi salah satu upaya pengembangan yang saat ini sedang dijalankan BP Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam.

“Selain pengembangan e-commerce, perkembangan industri pariwisata saat ini yang sedang dilakukan merupakan salah satu strategi yang dijalankan oleh BP Batam untuk mendongkrak roda ekonomi di Batam,” ujar Lukita.

Kepala BP Batam berharap dengan adanya kunjungan delegasi China ke Batam akan memberikan angin segar bagi pertumbuhan investasi di Batam, karena mereka akan menceritakan dan menginformasikan mengenai potensi yang dimiliki oleh Batam sebagai kawasan Free Trade Zone yang tentunya tidak kalah dengan kawasan sejenis di luar Batam dan Indonesia. (hum)