Lulus DCT, Sui Hiok Tak Lagi Menjabat DPRD Lingga

Kantor KPUD Lingga (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Politikus partai Demokrat, Sui Hiok resmi dinyatakan lulus sebagai DCT pileg 2019 oleh KPUD Lingga. Sui Hiok yang dulunya berstatus DPRD dari partai Hanura telah melengkapi syarat pindah dan menjadi politikus dibawah Demokrat.

Menurut pihak KPU, Sui Hiok yang sebelumnya duduk di DPRD dengan bendera partai Hanura telah menyampaikan surat pengunduran dirinya. Dan tercatat sejak ditetapkan sebagai DCT untuk partai barunya di Demokrat tidak lagi berstatus anggota DPRD Lingga.

Dalam hal ini, ada perlakuan menurut persyaratan bakal calon yang termuat dalam Pasal (7) ayat (1) huruf (s) yaitu mengundurkan diri sebagai anggota DPRD kabupaten/kota bagi calon anggota DPRD yang dicalonkan oleh parpol yang berbeda dengan partai politik yang diwakili pada Pemilu terakhir. Pengajuan pengunduran diri tersebut menurut Pasal (7) ayat (5) disampaikan kepada pimpinan parpol dan pimpinan DPRD kabupaten/kota.

“Sui Hiok telah melengkapi itu, meskipun Hanura bersikeras, tapi dia melengkapi dan memang tidak ada permasalahan lagi,” ujar Hasbullah, Divisi Teknis KPUD Lingga, Kamis (20/09/2019).

Menurut KPU pernyataan pengunduran diri dilengkapi dengan surat pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPRD, tanda terima pejabat berwenang atas penyerahan surat pengajuan pengunduran diri, dalam hal ini dari DPR dan surat keterangan bahwa pengajuan pengunduran diri sedang diproses oleh pejabat berwenang seperti yang termuat dalam Pasal (8) ayat (4).

Selanjutnya, Pasal (27) ayat (5) bagi calon yang berstatus sebagai anggota DPRD yang dicalonkan oleh parpol berbeda sebagaimana maksud Pasal (7) ayat (1) huruf (s) wajib menyampaikan keputusan pejabat yang berwenang tentang pemberhentian sebagai anggota DPRD kepada KPU paling lambat satu hari sebelum penetapan DCT.

“Tidak ada masalah, dia (Sui Hiok), kami masukkan berdasarkan aturan yang ada. Mereka (Hanura) juga telah menetap PAW,” lanjut dia.

Pada saat mendaftar dalam periode 4-17 Juli 2018, Sui Hiok memiliki status tidak diberhentikan atau tidak ditarik sebagai anggota DPRD, sehingga syarat bakal calon yang harus dilengkapi sesuai PKPU Nomor 20 Tahun 2018 Pasal (7) ayat (6) huruf (b) dan Pasal (8) ayat (9) adalah surat pernyataan pengunduran diri sebagai anggota parpol yang diwakili pada Pemilu terakhir yakni Hanura.

Meskipun tidak perlu melengkapi dengan surat pengunduran diri dan tanda terima dari parpol, namun surat pernyataan pengunduran diri tersebut juga dilampiri surat pengunduran diri kepada Partai Hanura dan tanda terima dari Partai Hanura. Hasil verifikasi administrasi dokumen bakal calonnya dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.

Namun, pada masa perbaikan dokumen syarat calon yaitu tanggal 22-31 Juli 2018, Sui Hiok yang dokumennya telah memenuhi syarat melalui Partai Demokrat pada tanggal 23 Juli 2018 mengantarkan kembali berkas ke KPU Kabupaten Lingga berupa surat pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Lingga, tanda terima surat pengajuan pengunduran diri dari Setwan Kabupaten Lingga, dan surat keterangan bahwa surat pengajuan pengunduran diri sedang diproses oleh instansi tersebut.

Setelah masa pendaftaran bakal calon dan masa verifikasi syarat bakal calon berakhir, pada tanggal 1 Agustus 2018, KPU Kabupaten Lingga menerima surat permohonan Penggantian Antar Waktu (PAW) dari DPRD Kabupaten Lingga. Isi surat tersebut adalah permohonan usulan PAW anggota DPRD Fraksi Partai Hanura atas naman Sui Hiok dikarenakan yang bersangkutan mengundurkan diri.

KPU Kabupaten Lingga sesuai prosedur memproses surat dari DPRD Kabupaten Lingga tersebut dan membalas surat PAW tersebut ke DPRD Kabupaten Lingga pada tanggal 3 Agustus 2018.

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi yang lengkap dan memenuhi syarat, terlebih yang bersangkutan juga mengundurkan diri sebagai anggota DPRD dan melengkapi dokumen pengunduran diri sesuai yang disyaratkan PKPU 20 Tahun 2018 sebelum masa perbaikan dokumen syarat bakal calon berakhir, Sui Hiok dimasukkan kedalam DCS yang ditetapkan tanggal 11 Agustus 2018. Dan, Sui Hiok kembali dimasukkan ke dalam DCT.

“Kita juga tidak menerima tanggapan masyarakat terkait ini selama periode masukan dan tanggapan masyarakat berlangsung dari 12-21 Agustus,” papar dia.

Pada H-2 DCT yakni tanggal 18 September 2018, Sui Hiok mengantarkan surat pernyataan bahwa pengunduran diri yang bersangkutan telah disampaikan kepada pejabat yang berwenang yakni  Pimpinan DPRD, dan telah diberikan tanda terima serta keputusan pemberhentian atau SK PAW belum diterima akibat terkendala oleh pihak yang menerbitkan keputusan pemberhentian dimaksud karena berada diluar kemampuan calon, seperti yang disyaratkan Pasal (27) ayat [6).

Untuk diketahui masa kampanye dimulai pada 23 September 2018 sampai H-3 hari pemungutan suara 17 April 2019. Diantara masa kampanye tersebut terdapat kewajiban parpol untuk melaporkan dana kampanyenya ke KPU Kabupaten Lingga untuk kemudian diaudit oleh akuntan publik. (MK/arp)