Terobosan Baru, Lingga Bangun Demplot Garam di Batu Berdaun

Ilustrasi (net)

Lingga (marwahkepri.com) – Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau dikatakan sebagai daerah yang berpotensi menghasilkan garam beryodium. Sangking mempunyai potensi itu, pemkab Lingga mendirikan Demplot Garam berskala regional Sumatera oleh Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Kepulauan Riau.

Ketua HKTI Kepulauan Riau, H Alias Wello yang juga menjabat sebagai Bupati Lingga mengatakan Demplot Garam yang didirikan akan diresmikan secara langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo saat berkunjung ke Kabupaten Lingga pada Oktober mendatang.

Menurutnya,teknologi yang digunakan merusak sebuah inovasi HKTI yang menargetkan dalam 1 Ha lahan menghasilkan lebih kurang 70 ton garam.

“Itu demplot Garamnya di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep,” ujar dia, saat meninjau lokasi demplot didampingi oleh Indra Sudirman, Sekretaris DPP HKTI, Rabu (19/09/2018).

Adapun, menurut mantan Ketua DPRD Lingga ini garam yang dihasilkan dari ladang itu akan diperuntukkan untuk tempat yang punya kebutuhan garam di Kepulauan Riau. Selain itu bisa juga menjadi komoditas ekspor unggulan Kepri ke negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

“Ini langkah kita sebagai mana program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dengan membangun konsep ekonomi kreatif dari wilayah pinggiran di perbatasan sesuai dengan harapan pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Jokowi,” kata dia.

Bupati yang dikenal aktif ini juga selalu optimis dalam setiap gerakannya bahkan dengan kerja nyata dan komitmen untuk ikut mewujudkan Indonesia Maju dan Hebat.

Tak hanya sampai disini, menurut dia pmerintah Kabupaten Lingga akan membuat demplot-demplot garam serupa disejumlah desa agar dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat dan daerah.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani garam di Lingga,” harapnya. (MK/arp/hms)