LAM Lingga dan MUI Akan Bedah Kitab Nurussholah

Beberapa pengurus LAM Kabupaten Lingga mengadakan pertemuan untuk persiapan pelaksanaan pembinaan keagamaan (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Lembaga Adat Melayu Kabupaten Lingga diminta turut andil pada kegiatan keagamaan. Sebab selama berkembangnya adat istiadat di Daik Lingga, telah tercipta sebuah karya monumental, yaitu adanya Kitab Nurussholah, hasil cipta Tengku Muhammad Saleh Damnah, Sabtu (08/09/2018).

Menurut ketua LAM, Dato’ Sri H M Ishak, mengatakan Kitab Nurussholah apa yang tersurat dan tersirat dalam sebuah maha karya Tengku Muhammad Saleh Damnah tersebut perlu disampaikan dan mengamanatkan pesan-pesan spritual kepada masyarakat .

“Karya berharga hasil karya ulama Lingga ini memiliki unsur religius dan syarat makna. Rugi kalau kita orang Lingga sendiri tak mau peduli dan mempelajarinya,” ungkap dia, Rabu (05/09/2018) lalu, di sekretariat LAM Kepulauan Riau Kabupaten Lingga.

Oleh sebab itu, LAM berencana  menggandeng MUI untuk mengkaji dan membahas lebih dalam kitab Nurussholah.

“Insyaallah setiap Jum’at malam ba’da Isya sebanyak 12 kali pertemuan di Balai LAM. Insyaallah akan dimulai, 7 September 2018 ini,” jelas dia.

Untuk diketahui Kitab Nurussholah merupakan kitab yang berisi tentang fiqih sholat bermazhab Syafi’i. Saat ini, kitab Nurussholah masih tercetak dan tersimpan rapi di rumah ahli waris Tengku Saleh Damnah. (MK/arp)