Walikota Batam Lantik Kepala Dinas, Sekretaris dan Pejabat Fungsional

Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah di Aula Lantai IV Kantor Walikota Batam, Selasa (4/9/2018).

BATAM (marwahkepri.com) – Walikota Batam, Muhammad Rudi melantik tiga Pelaksana tugas (Plt) menjadi Kepala Dinas definitif di Aula Lantai IV Kantor Walikota Batam, Selasa (4/9/2018).

Adapun Kepala Dinas yang dimaksud ialah Hendri Arulan sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Rustam Efendi sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Eryudhi Apriadi sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Perakimtan). Meski sebelumnya ditunjuk sebagai Plt, ketiga pejabat tersebut juga melalui serangkaian tes penilaian (assessment test).

“Ini yang terbaik. Kita mau naikkan orang kan harus dites dulu. Ini bentuk kaderisasi juga. Begitu juga dengan sekretaris yang akan masuk, harus disiapkan. Jadi ketika naik suatu waktu, mereka sudah siap,” kata Rudi usai pelantikan.

Pada kesempatan yang sama, Rudi juga melantik empat orang sekretaris yaitu Sekretaris Dinas Pariwisata, Ardiwinata, Sekretaris Dinas Pendidikan, Andi Agung, Sekretaris Badan Kesbangpol, Kamaruddin, serta Sekretaris Camat Bengkong, Desniati.

Selain itu juga dilantik dua Kepala Sekolah Dasar yang bertugas di Kecamatan Belakangpadang dan di Sekupang.

Pelantikan ini juga diwarnai nama-nama pejabat fungsional. Yakni 10 orang auditor di Inspektorat dan enam orang pejabat fungsional Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Rudi dalam sambutannya mengatakan para pejabat yang dilantik telah menandatangani pakta integritas. Dimana di antara isinya menyatakan siap dicabut dari jabatan bila tidak sesuai.

“Jabatan ini tidak ada main-main. Ini untuk kepentingan bangsa dan negara khususnya Kota Batam. Kami menilai Bapak Ibu mampu. Pendidikan mungkin menyeberang. Tapi pengalaman yang Bapak Ibu ada, lebih dalam,” tegasnya.

Kepada para pejabat yang dilantik, Rudi pun berpesan agar membuat inovasi-inovasi. Sehingga ada sesuatu yang dibuat dan menjadi kenangan.

“Misal Perakimtan, kegiatan PIK dibuat yang bagus. Buat sesuatu supaya dikenang. Jangan ada titipan, kongkalikong. Mana yang prioritas dilaksanakan,” pesannya. (mc)