Camat O,ou Diduga “Sunat” Dana Desa Hilimejaya

Camat O,ou Diduga “Sunat” Dana Desa Hilimejaya. (F:ist)

NIAS SELATAN (marwahkepri.com) – Camat O’OU selaku Pejabat Sementara (PJS) Desa Hilimejaya, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan-Sumut, Sokhionekhe Ndruru, S.Pd diduga melakukan indikasi korupsi dalam melaksanakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) TA 2016 -2017.

Sesuai dengan pengamatan wartawan media marwahkepri.com baru-baru ini ditemukan beberapa item kegiatan dalam anggaran alokasi dana desa serta dana desa pada tahun 2016-2017 yang dinilai tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Yakni,  pelaksanaan semenisasi pada tahun 2016-2017 dimana sesuai dengan RAB ketebalannya sekitar 10 cm, sementara realisasi yang sudah terlaksana hanya 6-7 cm, pada tahun 2017  panjang yang direncanakan 900 meter, namun terlaksana hanya 600 meter, sehingga alokasi dana Desa Hilimejaya pada 2016-2017 lalu, pelaksanaannya dinilai tidak sesuai dengan RAB.

Anehnya,  pada tahun sebelumnya bahan meterial batu 57 dan batu 15/20 telah dilaksanakan,  namun Camat O’OU melaporkan kembali. Akan tetapi bahan material tersebut dinilai tidak dilaksanakan melainkan dilaksanakan pada tahun 2013-2015 lalu.

Selanjutnya, dari salah seorang anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) yang tidak mau disebut identintasnya dalam pemberitaan tapi sebut saja Fg Halawa menyampaikan kepada wartawan marwahkepri.com, bahwa biaya operasional dan ATK tidak pernah diterima melainkan masuk kantong Kades saja.

“Maka dari itu, jangankan Pak Kades Hilimejaya menjalankan dana desa sesuai aturan biaya operasional kami saja tidak dibayar,” kesalnya.

Kemudian saat wartawan marwahkepri.com mencoba mengkonfirmasi kepada Sekhionekhe Ndruru di kediamannya beberapa waktu lalu, Sekhionekhe menyatakan apa bila dia salah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dia siap membayar pengacara untuk mendampinginya dihadapan hukum, sambil meninggalkan wartawan marwahkepri.com dengan alasan tidak melayani rekan dari wartawan dan LSM

“Maaf saya tidak mau melayani rekan-rekan dari wartawan serta LSM,” katanya singkat. (bazolo)