Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Batam Sudah Tiba di Tanah Air

Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 01 embarkasi Hang Nadim Batam (BTH) saat berada di Asrama Haji Batam di Batam Centre, Selasa (28/8/2018). (F:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Sebanyak 445 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 01 debarkasi Hang Nadim Batam (BTH) asal Provinsi Kepulauan Riau telah kembali ke tanah air, Selasa (28/8/2018) sekitar pukul 03.50 WIB.

Usai proses keimigrasian, jemaah pun langsung dibawa ke Asrama Haji Batam di Batam Centre. Jemaah yang belum melaksanakan shalat subuh dipersilakan untuk shalat di mushola asrama tersebut sambil menunggu pelaksanaan seremoni penyambutan dan persiapan kepulangan ke daerah masing-masing.

Jemaah haji asal Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga dipulangkan ke daerahnya dengan menggunakan kapal melalui pelabuhan Telagapunggur. Sedangkan jemaah asal Kabupaten Anambas dan Natuna pulang dengan pesawat terbang melalui Bandara Internasional Hang Nadim.

Ketua Kloter 01 BTH, Mustafa mengatakan total 445 jemaah yang pulang hari itu. Pada saat berangkat jumlah jemaah kloter 01 sebanyak 444 orang. Kemudian bertambah menjadi 447 orang saat di tanah suci karena ada tambahan tiga jemaah yang bertanazul.

“Dua orang masih di Arab Saudi karena sakit. Yakni Mochamad Asli asal Tanjungpinang dan Akhiruddin Ja Palaon dari Batam,” kata Mustafa.

Penyambutan kloter pertama debarkasi Batam ini dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto. Kepada para jemaah ia mengatakan bahwa jemaah haji adalah orang pilihan. Tak semua yang masih muda atau berharta mendapat panggilan untuk menjalankan rukun islam kelima tersebut.

“Bapak ibu adalah orang pilihan. Kami berharap Bapak Ibu setelah pulang, dapat memakmurkan masjid, menjadi suri tauladan,” tuturnya.

Isdianto pun menilai pelayanan yang diberikan kepada jemaah sudah lebih baik dari sebelumnya. Contohnya proses keimigrasian yang dilakukan di bandara sudah lebih cepat.

“Tadi saya lihat, di imigrasinya cepat. Saya keluar (bandara), jemaah sudah naik bus. Jadi antrenya tidak lama, jemaah juga tidak dibuat lelah,” tuturnya.

Isdianto pun mengapresiasi peningkatan pelayanan tersebut dan berharap ke depan akan ada inovasi lain dalam pelayanan kepada jemaah haji. (mc)