KPU Tetapkan DPT Kota Batam Sebanyak 638.170 orang

Ilustrasi. (F:net)

BATAM (marwahkepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batam untuk Pemilu 2019 sebanyak 638.170 orang.

Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan jumlah ini berkurang dari pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) 22 Juli lalu sebesar 642.730 orang, atau terjadi penyusutan sebanyak 4.560 data pemilih.

“Berkurangnya hampir di semua kecamatan. Terbanyak di Batam Kota yang mencapai 3.780 pemilih. Sebelumnya, di DPSHP tercatat 98.942 pemilih, setelah dilakukan verifikasi berkurang menjadi 95.162 pemilih,” ujarnya usai rapat pleno di Kantor KPU di Sekupang, Selasa (21/8/2018).

Penyusutan juga terjadi di Kecamatan Lubukbaja sebanyak 2.849 pemilih. Kemudian Kecamatan Sekupang menyusut 1.951 pemilih, Batuampar 1.360 pemilih, Seibeduk 291 pemilih, dan Belakangpadang 280 pemilih.

Syahrul mengatakan penyusutan angka pemilih ini terjadi karena data ganda yang ditemukan di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan.

Di sisi lain, juga terjadi penambahan jumlah pemilih dari DPSHP ke DPT. Penambahan terjadi di Kecamatan Sagulung sebanyak 2.354 nama. Selain itu penambahan juga terjadi di Kecamatan Bengkong sebanyak 2.242 pemilih. Kecamatan Batuaji bertambah sebanyak 703 pemilih, Nongsa 429 pemilih, Galang 211 pemilih, dan Bulang 12 pemilih.

Saat ini jumlah pemilih tertinggi masih di Kecamatan Sagulung sebanyak 119.297 pemilih di 579 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kemudian Batam Kota 95.162 pemilih di 436 TPS. Kecamatan Sekupang 79.251 pemilih dengan 346 TPS, Batuaji 65.766 pemilih di 265 TPS, Lubukbaja 50.176 pemilih di 232 TPS, dan Sei Beduk 45.729 pemilih di 229 TPS.

Selanjutnya Kecamatan Nongsa 44.871 pemilih di 186 TPS, Batuampar 40.046 pemilih di 214 TPS, Belakangpadang 14.613 pemilih di 70 TPS, Galang 12.152 pemilih di 52 TPS, dan Bulang 7.615 pemilih di 33 TPS.

“Jumlah TPS juga berkurang dari 2.950 TPS yang ditetapkan 22 Juli lalu menjadi 2.923 TPS,” tambahnya.

Hasil ini akan dibawa ke KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk diplenokan pekan depan. Sebelum akhirnya diteruskan ke tingkat nasional.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam, Syailendra Reza mengatakan hasil DPT ini sudah sesuai dengan data di sistem informasi data pemilih (Sidalih). Menurutnya sinkronisasi dengan Sidalih ini penting agar ke depan tidak terjadi masalah.

“Kemarin masih ada beberapa data dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan KPU yang tidak sinkron. Jadi kita minta kroscek ulang. Supaya kalau ini ditetapkan, tidak jadi masalah,” tuturnya. (mc)