Korban Meninggal Gempa Lombok Capai 555 Orang

Rumah warga yang roboh di Desa Sembalun, Pulau Lombok, NTB. (F:kompas)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut total korban meninggal akibat gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sepanjang Agustus, mencapai 555 orang.

“555 orang meninggal dunia akibat gempa Lombok selama Agustus 2018,” kata Sutopo melalui akun Twitter-nya, Jumat (24/8/2018).

Ia merinci, korban meninggal itu tersebar di wilayah Kab. Lombok Utara sebanyak 466 orang, Lombok Barat 40 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Tengah dua orang, Kota Mataram sembilan orang, Sumbawa Besar lima orang, dan Sumbawa Barat dua orang.

Selain korban jiwa, Sutopo menyebut gempa Lombok juga membuat 76.765 unit rumah rusak.

Ia merinci, sebanyak 23.098 unit rusak di Kabupaten Lombok Utara, 37.285 unit di Lombok Barat, 7.280 unit di Lombok Timur, 4.629 unit di Lombok Tengah, 2.060 unit di Kota Mataram, 105 unit di Sumbawa Besar, dan 6.131 unit di Sumbawa Barat.

“Pendataan dan verifikasi rumah rusak masih terus dilakukan,” ia menambahkan.

Wilayah Lombok mulai diguncang gempa pada 29 Juli lalu dengan kekuatan 6,4 SR. Setelah itu, menurut data BNPB, ada 1.030 gempa susulan lainnya dengan kekuatan kecil hingga besar. (cnn)