Dukung Program Sejuta Rumah, DPRD Kepri akan Bantu Mencari Solusi

Suasana pertemuan antara Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dengan Pimpinan cabang BTN Tanjungpinang, Pahala Purba di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (14/8/2018). (F:Humas)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (DPRD Kepri) Jumaga Nadeak menerima kunjungan Pimpinan cabang BTN Tanjungpinang, Pahala Purba di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (14/8/2018).

Dalam pertemuan tersebut Pahala menceritakan terkait kendala yang ditemui dalam melaksanakan Program Sejuta Rumah di Kepri.

“Ada beberapa hambatan yang kerap dihadapi bank dan pengembang dalam menjalankan tersebut. Salah satunya, karena harga tanah di perkotaan yang sudah melambung tinggi,” ucapnya.

Ia menambahkan, kendala lainnya juga ditemukan karena perizinan dan penganggaran pembiayaan masih sulit.

“Ini juga menjadi kendala yang tidak ringan karena perizinan di kabupaten kota bervariasi,” tambahnya.

Untuk itu, ia meminta agar DPRD Kepri dapat menjembatani kendala-kendala tersebut agar dapat diatasi dengan segera.

Saat ini, pemerintah telah memberikan kemudahan untuk akad kredit. Jika sebelumnya akad kredit diberikan kepada calon pembeli berumur 21 tahun keatas, maka tahun ini akad dapat dilakukan untuk calon berumur 18 tahun.

“Karena sekarang banyak anggota polri yang baru lulus SMU langsung ikatan dinas. Disitu kita coba untuk membidik segmen ini,” katanya.

BTN kata Pahala terus berkomitmen untuk mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Untuk mendukung program nasional tersebut, BTN berkomitmen memberikan pembiayaan bagi 750 ribu unit rumah di seluruh Indonesia termasuk di Kota Tanjungpinang.

Jumaga Nadeak pun menyambut baik rencana BTN. Dengan program ini, kata dia pemerintah dapat mengurangi angka kebutuhan rumah setiap tahunnya. Sementara untuk kendala perijinan, dan lahan akan dicarikan solusi bersama-sama.

“Nanti akan dijadwalkan pertemuan dengan Dinas Perumahan,” kata Jumaga.

Dengan adanya solusi tersebut, pemerintah juga akan terbantu mengatasi kesulitan kekurangan kebutuhan perumahan bagi warga. Apalagi, saat ini Tanjungpinang sedang gencar-gencarnya bertumbuh. (humas)