Gubernur: Kita Akan Kurangi Belanja Tidak Perlu

Gubernur Kepri Nurdin Basirun. (F:ist)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan akan memangkas sejumlah anggaran belanja OPD yang tidak prioitas di APBD Perubahan 2018 menyusul defisit anggaran yang mencapai Rp300-400 miliar, akibat target pendapatan yang tidak tercapai.

“Untuk menyiasati defisit APBD ini, kita akan kurangi sejumlah belanjap-belanja yang tidak perlu di masing-masing OPD,” ujar Gubernur, usai meresmikan Pabrik Rokok di Kawasan FTZ Dompak kota Tanjungpinang, Kamis (9/8/2018).

Namun demikian, Gubernur juga mengatakan tidak akan menunda pelaksanaan mega proyek jalan Lingkar dan Gurindam 12 yang menelan dana Rp514 miliar di APBD 2018 Provinsi Kepri, dimana saat ini pelaksanaan kegiatan lelangnya telah dilaksanakan.

“Untuk proyek jembatan dan Jalan lingkar Gurundam 12 akan tetap kita laksanakan,” ujarnya.

Rasionalisasi belanja, kata Nuridin, akan dipotong dari belanja langsung sejumlah kegiatan pengadaan, termasuk belanja langsung swakelola di 41 OPD yang total dana belanjanya mencapai Rp1,015 triliun.

“Dua-dua akan kita rasionalisasi, yang kurang perlu akan kita coret, dan kegiatan proyek yang belum dapat dilaksanakan akan ditunda. Dan untuk tahun ini, kita cari hanya sejumlah kegitan proyek yang priorotas,” sebutnya.

Hingga saat ini, ujar Gubernur, Tim TAPD APBD Perubahan Provinsi Kepri, sedang menyusun dan melakukan evaluasi terhadap sekjumlah kegiatan di APBD Kepri tersebut. (mc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.