9 Fraksi Tolak Ranperda Bea Gerbang atas Jasa Pengelolaan Sampah

Suasana Rapat Paripurna ke-9 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018, Senin (13/8/2018). (F:mun)

BATAM (marwahkepri.com) – Rapat Paripurna ke-9 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018, Senin (13/8/2018) resmi dibuka.

Adapun agenda yang dibahas dalam rapat paripurna ke III ini adalah terkait Pemandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolaan sampah dan Pemandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda perubahan Perda nomor 12 tahun 2001, Perda nomor 4 tahun 2010 dan Perda nomor 6 tahun 2014.

Dari pantauan marwahkepri.com saat sidang rapat paripurna, sembilan Fraksi yang membacakan pandangan umum menolak dilanjutkan pembahasaan Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolaan sampah dibuat menjadi pengolahan pembangkit listrik di Kota Batam dengan alasan APBD Kota Batam saat ini sedang defisit.

“Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan ini menyatakan untuk belum menyetujui Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolaan sampah untuk dilanjutkan pembahasannya,”kata Werton Panggabean saat membacakan pandangan Fraksi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Eki Kurniawan saat membacakan pandangan umum fraksinya. “Untuk Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolaan sampah fraksi persatuan pembangunan belum dapat menyetujui untuk dilakukan pembacaannya “ujarnya.

Setelah mendengar pembacaan pandangan seluruh fraksi, pimpinan sidang Paripurna, Nuryanto meminta kepada Walikota Batam untuk memberikan jawaban dalam sidang paripurna ke 10 nanti.

Sementara itu, agenda Pemandangan Umum fraksi terhadap Ranperda perubahan Perda Nomor 12 tahun 2001, Perda Nomor 4 Tahun 2010. Perda Nomor 8 Tahun 2013 dan Perda Nomor 6 tahun 2014, sembilan Fraksi setuju untuk dilanjutkan pembahasaannya.(mk/mun)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.