BP Batam Luncurkan Pelayanan Mobil Keliling

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo (tengah) saat meluncurkan Pelayanan Mobil Keliling (BLINK) di Swiss Bell Hotel, Harbour Bay, Kamis (9/8/2018).

BATAM (marwahkepri.com) – BP Batam meluncurkan Pelayanan Mobil Keliling (BLINK) guna memudahkan masyarakat Kota Batam dalam pengurusan IPH (Ijin Pengelolaan Hutan) dan pembayaran UWT (Uang Wajib Tahunan).

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan bahwa pelayanan mobil keliling ini untuk memberikan pelayanan kemudahan dan kepastian legalitas kepada masyarakat atas kepemilikan lahan atau rumah.

”Layanan yang diberikan perugas mobil keliling ada dua yakni pembayaran WTO dan pengurusan IPH,” ucap Lukita usai peresmian BLINK di Swiss Bell Hotel, Harbour Bay, Kamis (9/8/2018).

Sementara itu, Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto menegaskan, bahwa pelayanan BLINK tersebut memiliki motto “Lebih Dekat Lebih Cepat”.

Petugas BLINK akan hadir di pemukiman warga yang disesuaikan dengan jadwal yang sudah ditentukan. Dimana untuk saat ini mobil layanan keliling ini baru tersedia dua unit. Kedua unit BLINK ini akan berpindah sesuai jadwal yang sudah ditentukan dan mulai buka pada pukul 08.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

”Warga akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi seputar pengurusan IPH dan UWT,” ucapnya.

Menurut Bambang, segala pengurusan tidak lagi perlu melalui orang ketiga, yang mana ongkosnya lebih mahal, dan kalau ada pertanyaan bisa langsung tanyakan pada petugas ditempat.

”Layanan BLINK di dukung 14 orang staff yang bertugas melayani setiap hari Senin, Rabu, Kamis,” ujar Bambang

Menurutnya, pengurusan WTO bisa siap hanya dalam waktu dua minggu apabila berkas sudah lengkap, sementara untuk IPH pengurusannya memakan waktu 2 hari selesai.

”Bagi masyarakat dari luar wilayah (tidak masuk dalam lokasi pelayanan) bisa juga mengurus perizinan di BLINK tersebut. Dan tahun depan akan diluncurkan kembali 4 unit BLINK ukuran Bus, tapi kita lihat dulu animo masyarakat,”tandasnya.

Adapun lokasi pelayanan BLINK tersebut ada ditiga tempat dalam satu bulan. Dimana minggu pertama (650 Kepala Keluarga) di RW 06 Baloi-Lubuk Baja, Perumahan Anggrek Residence, Garden Point, Baloi Paradise, Mas Permai, dan View Residence. Minggu kedua (750 Kepala Keluarga) di RW 04 Taman Baloi-Batam Kota, Perumahan Orchid Park, dan Perum Kembang Sari. Sementara minggu ketiga (400 Kepala Keluarga) di RW 08 Sei Jodoh-Batu Ampar, Komplek Happy Valley Garden, Sumber Agung, Angkasa Utama, Bumi Sarana, dan Orchid Point Permai.  (red)