PT. USJ Angkut Kembali Tanah Hitam Bercampur Minyak ke Dalam Perusahaan

Tanah hitam yang bercampur minyak yang ditemui di depan PT. USJ

BATAM (marwahkepri.com) – Perusahaan Galangan Kapal yang diduga milik PT USJ di Sungai Pelunggut kembali mengangkut tanah hitam bercampur minyak hasil kerukan dari laut ke dalam perusahaan, sebelumnya tanah itu diletakkan begitu saja di lahan kosong depan perusahaan.

Dari pantauan marwahkepri.com dilokasi, alat kobelko tersebut diduga kembali memuat tanah hitam yang bercampur minyak kedalam lori untuk di angkut kembali ke dalam perusahaan.

Ketika dikonfirmasi kepada pekerja yang berada di lokasi, mereka mengatakan bahwa tanah hitam yang di buang oleh PT USJ ke lahan harus di angkut kembali kedalam perusahaan karena arahan dari anggota dewan yang Sidak perusahaan itu.

“Kemaren ada Sidak dari DPRD, katanya tak boleh tanah hitam ini dibuang ke lahan kosong ini, makanya di angkut kembali,”ungkap pekerja itu dengan nada cemas.

Untuk memastikan kembali kebenaran Sidak yang dilakukan oleh anggota dewan diperusahaan itu, marwahkepri.com mengkonfirmasi anggota komisi III DPRD Kota Batam Bustamin Hasibuan.

“Benar sudah dilakukan Sidak ke PT USJ yang membuang tanah hitam ke lahan kosong di depan perusahaan tersebut, sample sudah di ambil dan sekarang kita masih menunggu uji lab nya,”kata Bustamin, Kamis (9/8/2018)

Namun Bustamin berkilah bukan ketua team Sidak dari komisi III dan yang lebih tau tentang masalah itu menurutnya adalah Wakil ketua komisi III yang juga bertindak sebagai ketua tim Sidak Eky Kurniawan, S.kom.

“Masih kita tunggu hasil lab apakah itu limbah B3 atau bukan, saya bukan ketua tim Sidak, bapak Eky Kurniawan ketua sidaknya,”pungkasnya. (mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.