Pemprov Kepri Terus Berupaya Tingkatkan Pendapatan Daerah

Ilustrasi. (F:net)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepri terus mencari langkah dan upaya untuk meningkatan pendapatan di Provinsi Kepri menyusul dengan defisit anggaran yang terjadi di Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyatakan ada delapan langkah stategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri sejak tahun 2017 lalu dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah.

“Mengoptimalisasikan pemungutan Pendapatan Asli Daerah, hingga saat ini pemprov terus berupaya untuk mencari potensi baru yang dimiliki Kepri yang dapat dimanfaatkan,” ungkap Gubernur di Tanjungpinang, Senin (6/8/2018).

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kepri juga mengoptimalisasikan penagihan piutang pajak dan penyesuaian tarif pajak melalui evaluasi NJKB dan penyesuaian tarif PKB kendaraan umum.

“Peningkatkan pelayanan samsat melalui E-Samsat dan peningkatan kualitas SDM melalui kegiatan bimtek keuangan dan perpajakan,” ungkap Gubernur kembali.

Tak hanya itu, lanjut Gubernur pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap perda pajak daerah dan perda retribusi daerah berupa penyesuaian tarif. Melakukan koordinasi secara aktif dengan pemerintah pusat tentang potensi-potensi yang dapat dijadikan sumber PAD Kepri.

“Dan yang terpenting menginstruksikan OPD penerima DAK untuk dapat menyerap DAK secara optimal mungkin serta tetap berkoordinasi dengan baik kepada instansi pusat pemberi DAK,” ujar Gubernur.

Selain, 8 langkah strategis tersebut lanjut Gubernur, pemerintah Provinsi Kepri bersama DPRD Kepri akan terus menggali sumber potensi-potensi pendapatan lainnya, yang mana salah satunya peningkatan pemanfaatan aset Provinsi Kepri. (mc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.