Wabup Sambut Kedatangan Wagub ke Lingga, Apa yang Dibicarakan ?

(ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Wakil Bupati Lingga, M Nizar menyambut kedatangan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H Isdianto yang berkunjung ke Daik Lingga, Senin (06/8/2018). Kunjungan kerja yang dilakukan orang nomor dua di Kepri ini sekaligus membahas sejumlah sektor unggulan di Kabupaten Lingga yang perlu dikembangkan.

Dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Pemkab Lingga bersama jajaran OPD Lingga dan para pengurus LAM Lingga di Gedung Daerah Daik Lingga, M Nizar mengucapkan selamat datang kepada Wakil Gubernur Kepri.

Dikesempatan itu, dia menjelaskan secara umum gambaran Kabupaten Lingga yang memiliki 604 pulau dalam posisi air surut dan menjadi 531 pulau yang nampak ketika air laut pasang. Memiliki 102 ribu jiwa yang tersebar di 10 kecamatan, 75 desa dan 7 kelurahan.

Saat ini, dikatakan pemkab Lingga tengah bersemangat membangun beberapa sektor unggulan. Salah satu pertanuan yang sedikit demi sedikit mulai menunjukkan hasil.

“Seperti yang Bapak Wakil Gubernur katakan, kami sedang galak-galaknya menggenjot sektor pertanian. Dan ini proses jangka panjang. Sektor pertanian, perikanan dan peternakan adalah memang sudah jadi kerja masyarakat di sini hari-hari. Jadi ini wajib kita jaga,” ujar Nizar.

Sementara, H Isdianto mengatakan dirinya sangat yakin beberapa tahun mendatang sektor pertanian di Kabupaten Lingga yang saat ini sedang dirintis akan membuahkan hasil.

Bukan itu saja, disektor pariwisata dan perikanan, Kabupaten Lingga punye peluang besar bisa meraih sukses karena potensi yang ada. Sebab, potensi di bidang pariwisata, pertanian dan perikanan, adalah sektor yang tidak pernah habis bahan bakunya. Tidak seperti bidang pertambangan yang suatu saat bahan bakunya akan berkurang dan musnah.

Untuk itu die mengajak, bersama bahu membahu menggali potensi ini agar bisa menjadi sumber PAD yang baru.

“Saya melihat Lingga memiliki potensi unggulan di bidang pertanian, pariwisata dan perikanan. Secara umum Kepri punya semua potensi unggulan. Daerah lain belum tentu punya seperti ini,” papar dia.

Untuk sekarang, Kabupaten Lingga jangan pesimis karena pertanian adalah investasi jangka panjang. Dan suatu saat, dia yakin apapun yang sudah ditanam akan dituai oleh masyarakat Lingga.

Selain berupaya pada dana daerah, untuk membangun sektor tersebut. Dia juga mengajak pemkab Lingga agar rajin menjolok dana dari pusat.

“Sekarang ini Indonesia sedang defisit, termasuk Kepri mengalaminya. Makanya, ayo kita jolok dan kejar dana pusat. Jangan ditunggu, tetapi di kejar. Karena dikejar aja belum tentu dapat, apalagi cuma ditunggu,” tegasnya. (MK/arp)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.