Dari Dua Tersangka, Satu Ditetapkan Jadi DPO

(ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Kejaksaan Negeri Lingga, menetapkan status DPO kepada Henerty (27) tersangka korupsi pengadaan pompong di Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga tahun anggaran 2017. Status tersebut ditetapkan, karena tersangka 3 kali mangkir dari panggilan penyidik kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Lingga Puji Triasmoro SH. MH melalui Kasi Pidsus Alexander Kristian SH. MH mengatakan, tersangka Henerty selaku penyedia atau kontraktor CV Mekar Cahaya dinyatakan berstatus DPO. Tersangka tidak sekalipun datang memenuhi panggilan pihak kejaksaan, hanya mengutuskan pengacaranya. Namun lebih lagi, pengakuan pengacara yang bersangkutan tidak mengetahui keberadaan kliennya.

“Kita sudah panggil tiga kali, tetapi tidak datang dan sangat tidak kooperatif,” ucap Alexander, diruang Kejaksaan Negeri Lingga, Senin (06/08/2018).

Kejaksaan Negeri Lingga telah menyurati Kejaksaan Tinggi Kepri untuk membantu pencarian dan penangkapan DPO. Bahkan meminta pihak kepolisian Polda Kepri untuk berkejasama.

“Kita sudah lakukan koordinasi pada pihak Kejati Kepri dan Polda Kepri untuk dilakukan pencarian terhadap tersangka,” lanjut Alexander.

Dalam kasus ini pihaknya telahpun menetapkan satu tersangka bernama Jefrizal. Tersangka, hari ini akan ditahan sementara di rutan Dabosingkep.

Kejaksaan Negeri Lingga masih terus mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan dari dua tersangka yang telah ditetapkan akan merembet ke beberapa tersangka lagi. (MK/arp)