Pemkab Lingga, Revisi RTRW 2011-2031

Rapat Koordinasi yang dilakukan di Batam (ist)

 

Lingga (marwahkepri.com) – Bupati Lingga Alias Wello memimpin rapat konsultasi dan koordinasi revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lingga tahun 2011-2031. Acara yang dilaksanakan disalah satu hotel di Kota Batam ini, bertujuan sebagai agenda mempercepat pembangunan Kabupaten Lingga.

“Kami berharap melalui forum tersebut dapat dilakukan sinkronisasi pembangunan infrastruktur di Lingga, sekaligus mempercepat pembangunan yang ada dengan memasukkan beberapa rencana kegiatan,” kata Alias Wello, Sabtu (04/08/2018).

Menurutnya, sejumlah perencanan saat ini yang jadi prioritas yakni terbangunannya jalan lingkar utara dan selatan di Kota Daik, terbangunnya beberapa poros jalan yakni SP Resun-Belungkur, jalan poros Daik-Penarik-Mentuda, program pengentasan permukiman kumuh, pembangunan kota pusaka dan pembangunan agropolitan serta pencetakan sawah dan irigasi.

“Kita juga telah mempersiapkan diri untuk kegiatan besar yaitu KTT Kelapa Dunia yang akan dilaksanakan pada 02 September 2018, yang kedua kali dilaksanakan di Indonesia, untuk itu diperlukan persiapan dan percepatan pembangunan terutama di bidang fisik,” papar dia.

Rapat konsultasi dan koordinasi dalam rangka mendukung kegiatan Revisi RTRW Kabupaten Lingga dihadiri oleh satuan kerja dan Dinas atau Badan yang terkait dengan penataan ruang dan pembangunan provinsi Kepri.

Saat itu, Masing-masing satker dan OPD menyampaikan pendapat sesuai dengan tupoksi serta menyikronkan program kerja pada masing-masing unit dengan rencana tata ruang Kabupaten Lingga.

Beberapa aspirasi yang masuk dalam rapat tersebut antara lain agar revisi RTRW Kabupaten Lingga dibuat sesuai dengan Peraturan Menteri ATR terbaru yakni Permen ATR No. 01 Tahun 2018, serta melakukan sinkronisasi perubahan kawasan struktur ruang dan pola ruang.

“Pola ruang atau indikasi program dalam rencana tata ruang wilayah seperti rencana pembangunan irigasi, pembangunan rumah khusus nelayan.
Menurut ESDM Provinsi Kepri bahwa Kabupaten Lingga terdapat 4 (empat) blok kawasan tambang mineral logam yang baru untuk dimasukkan ke dalam dokumen,” imbuhnya. (MK)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.