Berikut 10 Zonasi Pendidikan di Lingga

Suasana pendaftaran siswa baru di SMAN 1 Lingga (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Permendikbud Nomor 14 tahun 2018 menyebutkan zonasi menjadi kriteria utama dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sistem tersebut berlaku untuk tingkat taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) di Dinas Pendidikan (Disdik) Lingga, Hendry Efrizal mengatakan, sistem zonasi atau jarak rumah dengan sekolah, menjadi pertimbangan calon siswa untuk diterima.

“Zonasi itu sudah saya pelajari, jarak rumah dan sekolah, dari mana murid itu keluar, jadi harus bersekolah di sekolah terdekat. Kesimpulannya, murid yang paling dekat dengan sekolah,” kata Hendry Efrizal diruang kerjanya, Senin (02/07/2018).

Berikut 10 daftar SMP di Lingga yang dianjurkan Disdik terapkan sistem zonasi:

1. SMPN 1 Lingga

Wilayah calon siswa, Kelurahan Daik, Desa Merawang, Panggak Laut, Panggak Darat, Pulau Mepar, Tanjung Buton serta Desa Kelombok.

2. SMPN 2 Lingga

Wilayah calon siswa, Desa Musai, Nerekeh dan Desa Linau

3. SMPN 3 Lingga

Wilayah calon siswa, Desa Kelumu, Kampung Cenut, Kador dan Malar

4. SMPN 1 Singkep

Wilayah calon siswa Bukit Abun, Kampung Baru, Dabo Kota, Bukit Timah, Kebun Nyiur, Sekop Darat, Sekop Laut dan Kampung Boyan.

5. SMPN 2 Singkep

Wilayah calon siswa, Kampung Damnah Setajam, Sei Lumpur, Lapangan Bhakti, Pasir Kuning, Telek dan Dabo Kota.

6. SMPN 1 Singkep Barat

Wilayah calon siswa, Desa Kuala Raya, Sungai Buluh, Pengambil, Tinjul, Langkap dam Desa Bukit Belah.

7. SMPN 2 Singkep Barat

Wilayah calon siswa, Desa Bakong, Tanjung Irat serta Desa Setawar.

8. SMPN 3 Singkep Barat

Wilayah calon siswa, Kelurahan Raya dan Air Salak.

9. SMPN 4 Singkep Barat

Wilayah calon siswa, Desa Marok Tua.

10. SMPN 1 Singkep Pesisir

Wilayah calon siswa, Desa Jagoh, Pelakak, Kote, Lanjut dan Desa Sedamai.

Diketahui, dipilihnya hanya 10 SMP tersebut karena sejauh ini banyak calon siswa yang seharusnya bersekolah di sekolah yang berada dekat dengan kediamannya memilih sekolah yang lebih jauh.

Sedangkan untuk beberapa SMP lainnya yang ada di Kecamatan Selayar, Lingga Timur, Lingga Utara, Senayang serta Singkep Selatan sampai saat ini tidak ada masalah.