Kecamatan Lingga Timur Gelar Seleksi MTQ ke VII

IMG-20180131-WA0007-1
Camat Lingga Timur, Gandime Diyanto saat membuka pelaksanaan TC MTQ ke VII tingkat Kecamatan di Masjid Babussalam desa Sungai Pinang. (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga melakukan seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke VII tingkat kecamatan yang berlangsung dari 30 Januari hingga 01 Februari 2018. Berbeda dari tahun sebelumnya, seleksi tahun ini lebih menekan kepada pembinaan atau Training Center (TC).

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Babussalam desa Sungai Pinang ini dibuka secara oleh Camat Lingga, Gandime Diyanto, Selasa (30/01) lalu.

Sekretaris Camat Lingga Timur sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Hendra mengatakan untuk tahun ini penganggaran pelaksanaan MTQ tidak dalam bentuk kegiatan seperti tahun-tahun lalu harus menyediakan astaqa seleksi, namun lebih menekan kepada pembinaan.

Seleksi tersebut berbentuk Training Center dimana ada beberapa tenaga pengajar yang diambil untuk melakukan pembinaan belajar dan seleksi, bukan dewan hakim. Hasil dari Training Center ini, nanti peserta yang mewakili Kecamatan Lingga Timur akan di seleksi lagi ditingkat Kabupaten dengan hal serupa.

“Jadi kita berbentuk TC ditingkat kecamatan, nanti yang lolos akan di TC lagi di Kabupaten untuk mewakili ketingkat provinsi,” ujar Hendra saat dihubungi, Rabu (31/01).

Adapun tenaga pengajar berjumlah 15 orang yang berasal dari dalam dan luar Kecamatan, salah satunya dari kota Daik, Kecamatan Lingga. Proses TC ini akan dilakukan selama 3 hari, yang mana besok merupakan hari akhir seleksi.

Sebelum TC, pihaknya juga telah melakukan seleksi dalam bentuk membandingan nilai tertinggi juara l tahun ini dari tiap desa di Kecamatan Lingga Timur dengan juara I tahun lalu ditingkat Kecamatan. Setelah itu peserta yang lolos diserahkan kepada tenaga pengajar untuk melanjutkan proses TC.

“Setelah itu kami serahkan kepada tenaga pengajar, mana yang mau dipilih. Apakah mau peserta tahun lalu atau peserta tahun ini. Tapi keduanya tetap mengikuti TC, dan penilaian dari tenaga pengajar,” ucap dia. (MK/arp)