Boby Antusias Membangun Kecamatan Nongsa

Anggota DPRD Kota Batam, Boby Alexandre Siregar, SH
Anggota DPRD Kota Batam, Boby Alexandre Siregar, SH

BATAM (Marwahkepri.com) – Anggota DPRD Kota Batam, Boby Alexandre Siregar, SH selama mengabdi sebagai wakil masyarakat dinilai sangat antusias untung kepentingan masyarakat, program-program Boby sekarang sudah terealisasi, wajah Kabil sudah berubah jauh dari segi pembangunan, infrastruktur, kesehatan, pendididkan daln lain-lain.

Boby berharap ditahun politik ini masyarakat harus bisa menyikapinya dengan baik.

“Dimana pun saya turun, mulai saya dilantik sampai dengan saat ini, 3 tahun lebih di DPRD Kota Batam, pemahaman yang mencerdaskan masyarakatlah yang sering saya sampaikan,”kata Boby.

Menurut Boby pemahaman yang mencerdaskan itu adalah masyarakat paham dan mengerti untuk apa mereka memilih wakil rakyat dipesta demokrasi.

Seperti diketahui, sebelum menjadi anggota DPRD Kota Batam, Boby adalah seorang aktivis yang selalu menyuarakan aspirasi masyarakat yang selama ini kurang diperhatikan. Pada saat diminta untuk maju jadi perwakilan masyarakat, Boby tidak memiliki apa-apa selain bermodalkan Lafal Bismillah dan percaya akan kebesaran Allah, dan tentunya mempercayakannya kepada masyarakat yang telah mendukungnya.

Saat ini Boby mengajak masyarakat berjihad untuk pembangunan khususnya Kecamatan Nongsa dengan ikhlas, karena masyarakat sudah melihat kerja nyata yang sudah dilakukannya.

“Selama menjadi anggota DPRD Kota Batam, saya tidak pernah takut dengan masyarakat, yang paling saya takutkan adalah Sumpah Janji saat dilantik dengan lafal Al-Quranul Karim, ini nanti yang akan kita pertanggungjawabkan di akhirat kelak nanti, jabatan ini hanya titipan saja, 5 tahun, 5 tahun ini bagaimana jabatan ini menjadi lumbung ibadah buat kita,”ujar Boby.

Dalam berpoltik yang santun, Boby tidak khawatir lagi dengan masyarakat, karena menurutnya masyarakat sekarang ini sudah cerdas dengan politik. Masyarakat sudah tidak mau lagi diobo-obok oleh sekumpulan orang hanya untuk kepentinagn politiknya saja.

“Jangan mau dimanfaatkan momen pesta demokrasi ini hanya dengan uang selembar saja, uang merah atau uang biru, kemudian kita harus menunggu 5 tahun lagi,”pungkasnya.(mk/mun)