Wakil Bupati Lingga Sambangi Korban Rumah Roboh

Wakil Bupati Lingga M Nizar bersama pihak BPBD menyerah bantuan logistik dan santun sosial (doc)
Wakil Bupati Lingga M Nizar bersama pihak BPBD menyerah bantuan logistik dan santun sosial (doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Wakil Bupati Lingga, M Nizar mendatangi lokasi rumah roboh di Buyu Kecil desa Rejai Kecamatan Senayang, Selasa (16/01). Kedatangan itu bertujuan, memberikan santunan sosial kepada warga yang mendapat musibah tersebut akibat angin kencang yang terjadi di Kabupaten Lingga beberapa waktu lalu.

Tak sendirian, Nizar didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, Kabid Pemuda dan Olahraga serta sejumlah anggota.

Lepas tali dari dermaga Tanjung Buton dengan menggunakan speedboat milik BPBD, rombongan langsung menyinggahi pulau Buyu Kecil.

“Ini insiatif kita dari pemerintah, karena ini sifatnya musibah. Jadi sebagai bentuk sagu hati, karena rasa prihatin,” papar dia, Selasa (16/01).

Berdasarkan informasi, rumah milik warga yang diketahui bernama Amran roboh pada Kamis (11/01) lalu. Saat ini yang terlihat hanya dapur, sementara bagian bangunan utama berserta puingnya telah dibersihkan warga.

“Nanti kelanjutan bantuannya itu dari pihak BPBD, karena dari desa akan mengusulkan proposal. Nanti ada tim yang akan turun lagi,” papar dia.

Saat ini, Amran berserta keluarga hanya bisa menghindari panas dan hujan disebuah gubuk yang dibangun warga.

Nizar berharap proposal yang diajukan dapat diselesaikan cepat agar pembangunan rumah baru dapat dilaksanakan. Selain itu dia juga berharap apa yang telah dibantu saat ini dapat sedikit meringankan beban korban.

Mewakili Bupati Lingga, dia juga sampaikan salam dan rasa duka cita Bupati atas musibah yang telah menimpa korban.

Ditempat yang sama Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Abdul Khatab menyampaikan pihaknya juga telah memberi bantuan sosial (bansos) berupa logistik makanan siap saji.

“Untuk bansos berupa dana, kami belum bisa berikan sekarang, karena laporannya baru kami terima,” ujar dia.

Secara teknis juga, dia katakan proposal yang akan diusulkan desa terkait bantuan dana akan diakomodir seberapa banyak kebutuhan pembangunan rumah itu.  (MK/arp)