Polres Lingga Gelar Temu Pers Pencapaian Kinerja Tahun 2017

(doc)
(doc)

Lingga, (marwahkepri.com) – Polres Lingga menggelar temu pers di ruang utama Mapolres, Minggu (30/12) malam. Agenda ini memberitahukan capaian yang dilakukan pihak Polres di tahun 2017.

Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi pada sambutannya mengatakan, tahun 2017 kinerja pihak kepolisian Lingga relatif baik.

Dia mengakui, hal tersebut berkat kerja sama masyarakat dan rekan-rekan media yang saling pro aktif berbagi informasi serta saling mendukung dalam hal ketaatan mematuhi hukum.

Selain itu terkait penyambutan perayaan tahun 2018, dia menyampaikan Kasat Lantas telah menyiapkan anggota untuk stanby siaga. Seperti dilokasi wisata pantai Sergang, Batu Berdaun dan wisata pantai Todak.

Sementara untuk dijalan raya, pihak Lantas telah mendatangi setiap bengkel kendaraan roda dua untuk tidak memasangkan kenalpot racing kepada setiap pengguna kendaraan roda dua.
Jika ada kedapatan, ada sepeda motor  yang menggunakan kenalpot racing akan ditindak tegas.

“Hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi hal buruk terjadi bagi setiap warga masyarakat yang merayakan penyambutan masuknya tahun baru yakni 2018,” ujar Ucok.

Dia mengakui kendala yang ditemui yakni komunikasi. Pihak polres mengakui banyak pertanyaan dilayangkan sejumlah media selama tahun berjalan tidak ditanggapi dikarena akses jaringan seluler yang minim diwilayah perkantoran.

“Bukan nya kami kurang menanggapi setiap konfirmasi bapak kepada kami. namun penyebab semua ini dikarenakan wilayah kantor kami sangat minim jaringan seluler,” ujar dia.

Ucok berharap, tahun 2018 mendatang pihak Telkomsel bisa berkerjasama memperioritaskan jaringan seluler di wilayah Mapolres Lingga.

Ditahun 2018 ini, Polres Lingga juga telah menyiapkan satu unit mobil pembuatan SIM lengkap dengan fasilitasnya untuk wilayah ibukota, Daik Lingga. Hal ini guna membantu masyarakat Lingga, khususnya di Daik untuk memperpanjang SIM.

“Kalau mengenai pembuatan SIM baru ya, masih tetap di Polres,” papar dia.

Kemudian terakhir dia sampaikan terkait ilegal logging akan tetap dilakukan penindakan tegas. Sebab mengingat masyarakat Kabupaten Lingga masih sangat membutuhkan bahan kayu sebagai bahan baku bangunan. (MK/arp)