Jelang Batam Internasional Culture Carnival, Peserta Karnaval Sibuk Membuat Kostum

Salah satu anggota group Aya Collection (Ayco), Sawaluddin Siregar menggunting matras yang akan dijadikan sebagai kostum karnaval pada pergelaran “Batam Internasional Culture Carnival”, Sabtu, (16/12) mendatang.
Salah satu anggota group Aya Collection (Ayco), Sawaluddin Siregar menggunting matras yang akan dijadikan sebagai kostum karnaval pada pergelaran “Batam Internasional Culture Carnival”, Sabtu, (16/12) mendatang.

BATAM (Marwahkepri.com) – Jelang penyelenggaraan “Batam Internasional Culture Carnival” yang diadakan oleh BP Batam, Sabtu (16/12) mendatang. Salah satu anggota Karnaval dari group Aya Collection (Ayco), Sawaluddin Siregar sibuk membuat kostum untuk dipakainya nanti.

Dia terlihat sedang memotong-motong matras yang baru saja ia ukir sedemikian rupa, matras yang diukirnya itu sendiri berguna untuk mempercantik kostum karnaval.

“Ini untuk dipakai didada, yang tadi untuk gelang dan sayap,”ungkap  Sawaluddin Siregar sambil menunjukkan desain yang ia buat saat dijumpai dirumahnya, Sekupang, Kamis (14/12).

Sawaluddin Siregar mengecat matras yang sudah diukir .
Sawaluddin Siregar mengecat matras yang sudah diukir .

Untuk membuat sayap-sayap itu sendiri, Sawaluddin yang akrab dipanggil kang Udin mengatakan pertama matras dilukis dengan pola desain sesuai dengan yang diinginkan, kemudian matras yang sudah diberi pola tersebut digunting, terakhir di cat dan dikeringkan.

Menurut Udin, saat membuat kostum karnaval, hal yang paling sulit adalah saat memilih desain kostum yang akan dibuat, karena ditakutkan nantinya desain yang dibuat tidak sesuai dengan budaya dan tema yang diadakan.

“Biasanya aku konsultasi dulu sama bunda, kemudian bunda akan menceritakan sejarah dari tema tersebut, nah dari cerita bunda tadi muncul sendiri ide untuk memilih desain yang akan dibuat,”ujarnya.

Udin sangat bersyukur dengan ketua sanggar Ayco, Bunda Evy R Syamsir, karena selalu memberikan ilmu sejarah setiap akan mengadakan karnaval, sehingga wawasannya juga bertambah.

“Kalau bunda sudah cerita, muncul aja nanti ide-ide baru untuk membuat kostum baru juga,”tambahnya.

Perlengkapan untuk pergelaran "Batam Internasional Culture Carnival", Sabtu (16/12) mendatang.
Perlengkapan untuk pergelaran “Batam Internasional Culture Carnival”, Sabtu (16/12) mendatang.

Untuk penampilan tanggal 16 Desember mendatang, Udin mengatakan sudah siap untuk  tampil menghibur warga Batam.

“Kalau mau melihat karya-karya kami, jangan lupa saksikan penampilan kami 16 Desember nanti di sepanjang Jalan Imam Bonjol, Nagoya,”tutupnya. (mk/mun)