Heboh !!! Warganet Ini Buat Statement Mengerikan, Warga Senayang Berang

(docomen facebook)
(docomen facebook)

Lingga (marwahkepri.com) – Statement salah satu nitizen bernama Dniar Dede Dede pada status facebooknya terkait musibah kebakaran yang terjadi di Kampung Cina beberapa waktu lalu membuat berang sejumlah masyarakat Senayang. Pasalnya pernyataan itu, seolah menginginkan yang harus terbakar di Kampung Senayang bukan di Daik.

“Heh kenapa yang harus terbakar Kampung Cina, kenapa tak Kampung Senayang aja yang kenak, biar mati semuanya,” begitu tulis statement awal yang di-posting akun nitizen ini.

Parahnya, pernyataan itu ditambahkan pemilik akun dengan emoticon tertawa.

Pernyataan itu sempat viral sehingga membuat screenshot status ini menjadi bulian warganet khususnya warga di keluharan Senayang, Kabupaten Lingga.

Pernyataan nitizen yang diketahui bertempat di kota Tanjungpinang ini sontak membuat berang warga Senayang.

Bahkan lewat posting facebook warga Senayang menyayangkan sikap nitizen tersebut dalam postingannya dan meminta kepada rekan-rekan yang berada di Kota Tanjungpinang untuk mencari nitizen itu.

“Buat kengkawan, adek, rekan-rekan yang berada di Tanjungpinang. Tolong carikan info keberadaan anak ini karena sudah membuat bahasa yang tidak menyenangkan buat warga Senayang. Carikan dulu infonya, kumpulkan dulu datanya, jangan tergesa-gesa. Cari keberadaan beliau ini berada,” tulis disalah satu akun facebook warga Senayang bernama Jalak’s Lenteng dengan melampirkan screenshot posting nitizen itu.

Membuktikan hal tersebut, setelah menelusuri akun facebook Dniar Dede Dede. Tidak ditemukan penyataan awal, karena mungkin telah dihapus pemilik akun.

Tetapi pernyataan kedua yang terlampir melainkan sikap mohon maaf atas apa yang sudah dilakukan.

“Atas pribadi saya, saya ingin meminta maaf atas kesalahan yg menyinggung semuanya, saya tau ini salah saya sudah berbica kasar sekali lagi dengan kesahalan terbesar saya, saya ingin meminta maaf kepada semuanya,” tulis pemilik akun tersebut.

Lewat pesan messenger, wartawan coba mengkonfirmasi dengan pemilik akun terkait apa yang telah dituliskan sebelumnya, tetapi belum ada tanggapan. (MK/arp)

(documen facebook)
(documen facebook)
(documen facebook)
(documen facebook)